Pemboikotan itu diminta untuk dilakukan jika gubernurnya, Nathan Deal memutuskan untuk menyetujui RUU kebebasan beragama yang pekan lalu diajukan oleh legislatif Georgia. Salah satu poin dalam RUU itu, soal aturan antihomoseksual.
"Saya tahu ada banyak pemimpin industri hiburan di ruangan ini malam inii," kata Griffin mengawali pidatonya. Ia memaparkan fakta bahwa seperti negara bagian lain, Georgia menawarkan insentif pajak bagi produksi film dan tayangan televisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, itu sesuatu yang salah. "Itu tidak Amerika. Itu adalah sebuah penghinaan untuk kebanggaan Hollywood itu sendiri," ia menegaskan.
Mengutip situs Project Casting, lebih dari ratusan film dan serial televisi kini syuting di Georgia. Salah satunya, Captain America: Civil War yang mengambil lokasi di Atlanta, menurut Chris Evans dan Robert Downey Jr. Baywatch terbaru juga syuting di sana.
Pada masa pajak 2015, Georgia menjadi tuan rumah untuk hampir 250 film. Film-film itu menghabiskan US$1,7 miliar (Rp22,4 triliun), yang artinya menggerakkan perekonomian setempat sekitar US$6 miliar (Rp79 triliun). Georgia memang punya aturan menarik dengan insentif pajak sampai 30 persen.
Sejauh ini, belum ada satu figur Hollywood yang merespons itu. Namun mengutip The Hollywood Reporter, National Football League (NFL) sudah memberi wanti-wanti Jumat (18/3) lalu bahwa jika aturan berlaku, keputusan menyelenggarakan Super Bowl di Atlanta pada 2019 atau 2020 bisa berubah. (rsa)