Mural itu sendiri sebenarnya sudah ada sejak 2013. Seniman Australia, Jimmy C yang melukisnya. Wajah Bowie diabadikan di Tunstall Place karena memang sang musisi bergaya nyentrik merupakan putra Brixton. Ia lahir di Brixton pada 8 Januari 1947 dan meninggal di Manhattan, New York, pada 10 Januari 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, mereka berjanji bakal menjaga lukisan mural tersebut agar keberadaannya bisa abadi dan dapat terus dinikmati oleh penggemar Bowie serta masyarakat umum yang melewati jalan tersebut.
"Daftar itu bakal menjaga lokasi mural tersebut, dan para dewan juga akan mengganti nama dari lokasi mural itu."
Saat ini, Dewan Lambeth sedang menghubungi keluarga Bowie untuk meminta rekomendasi terkait nama jalan bersejarah itu.
Lib Peck, Ketua Dewan Lambeth mengatakan, "Ini semua adalah keputusan keluarga Bowie untuk melakukan hal yang dianggap penting. Kami harus menghormati hal itu dan bersabar."
"Selain pihak keluarga, kami juga sedang menghubungi kelompok penggemar Bowie dan organisasi Brixton lainnya yang ingin memberikan penghormatan kepada Bowie. Kami akan menyiarkan informasi yang kami dapat dari pihak keluarga dan kami akan menentukan apa yang bakal kami lakukan selanjutnya."
Selain menjaga dan mengganti nama jalan di mana lokasi mural berada, Dewan Lambeth bakal memahat sebuah patung Bowie dan meletakkannya di sana. (rsa)