Namun seolah berseberangan, belum lama ini Pangeran William, putra kebanggaan Britania Raya justru menyebut bahwa masyarakat boleh memburu binatang yang sudah tua dan hampir punah. Alasannya, binatang-binatang itu sudah mendekati ajal mereka. Uang hasil perburuan akan digunakan untuk membiayai organisasi yang menjaga keberadaan hewan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut tulisan yang dibuat Morrissey, keputusan keluarga William sudah banyak mendorong spesies kepada kepunahan. Namun keluarga Kerajaan Inggris itu selalu berhasil "kabur" dari tuduhan perburuan atau perdagangan karena mereka ditakuti media-media di Inggris.
"William, tolong pergi dari sini, pergi saja ke pulau yang dimiliki oleh nenek Anda. Pergi ke sana, tinggal di sana," Morrissey menegaskan dengan tajam. Namun sejauh ini, belum ada tanggapan apa pun dari Pangeran William maupun keluarga Kerajaan Inggris.
Belum lama ini, tersiar kabar bahwa film biopik Morrissey bakal segera digarap dan tayang. Sosok Morrissey bakal diperankan oleh aktor Jack Lowden.
Film biopik itu akan diberu judul Steven. Judul tersebut diambil dari nama panjang Morrissey, yaitu Steven Patrick Morrissey.
Steven akan berkisah mengenai jatuh bangun Morrissey dalam mengembangkan karier bermusiknya.
"Ia adalah ikon yang sangat mendunia," kata Lowden mengenai Morrissey, seperti yang dikutip dari wawancaranya dengan Daily Mail belum lama ini.
Tapi selain bangga, pemuda 25 tahun itu juga mengaku stres ketika diberi kesempatan memerankan penyanyi yang kini telah berusia 56 tahun itu.
"Ia berasal dari kaum pekerja, yang membuatnya mengalami pergulatan batin saat mengembangkan kariernya di dunia hiburan," ujar Lowden.
"Sangat menyenangkan sekaligus stres dapat menyelami kehidupannya," lanjutnya. (rsa)