Hingga saat ini, kawasan Denmark Street 6 yang dibangun pada abad ke-17 silam masih dihiasi grafitti yang ditorehkan oleh manajer Sex Pistols, Malcom McLaren, personel Sex Pistols, John Lydon dan kekasih Sid Vicious, Nancy Spungen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal sebelumnya, anak dari Malcom McLaren dan perancang busana Vivienne Westwood, Joe Corré, mengaku geram dengan Kerajaan Inggris yang memberi restu untuk acara Punk London.
Corre, yang mengkuti jejak orang tuanya dengan mendirikan perusahaan pakaian dalam Agent Provocateur, berencana membakar koleksinya pada 26 November mendatang.
Tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun lagu Anarchy in the UK yang ke-40.
"Kebudayaan alternatif dan punk menjadi terlalu mainstream. Bukannya menjadi pergerakan untuk perubahan, punk malah menjadi museum pengenangan," kata Corre, melalui keterangan resmi yang dikutip dari The Independent, pada Kamis (17/3).
"Hal buruk yang bisa terjadi ialah orang-orang berhenti untuk memperjuangkan apa yang dipercaya. Mereka seakan perlu diledakkan sekali lagi," lanjutnya.
(ard/ard)