Lebih Intim dengan Pribadi Whitney Houston

Munaya Nasiri, CNN Indonesia | Minggu, 05/06/2016 11:34 WIB
Lebih Intim dengan Pribadi Whitney Houston Barang-barang pribadi Whitney Houston akan dilelang. (Larry Busacca/Getty Images For The Recording Academy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Barang peninggalan Whitney Houston masih disimpan rapi oleh keluarganya setelah sang penyanyi meninggal pada Februari 2012 lalu. Mengutip Billboard, barang-barang itu akan dilelang akhir pada 24 dan 25 Juni mendatang.

Rumah lelang Heritage Auctions yang menjadi tuan rumah. Keluarga Houston telah menyetujui pelelangan barang-barang itu. Bahkan mereka lah yang menggagasnya.

Garry Shrum, petinggi Entertainment and Music Memorabilia di rumah lelang Heritage Auctions berujar, "Keluarga menghubungi pemilik perusahaan. Kami sering bekerja sama dengan teman baik mereka, David Gest. Dia mengenal kami dan mengetahui apa yang kami lakukan. Lalu, ia memberitahu [keluarga] Houston tentang kami," ujar Shrum.


Shrum dan koleganya, Margaret Barret, kemudian menyambangi rumah Houston di New Jersey. Shrum memberikan beberapa ide untuk keluarga Houton, pun sebaliknya.

"Kami memutuskan melelang 119 barang koleksi milik Houston sejak awal kariernya, sejak ia mulai bernyanyi solo setelah tidak lagi menjadi penyanyi latar untuk Chaka Khan dan Lou Rawls," tambah Shrum. "Semua barang tersebut sangat keren dan bagus," katanya.

Salah satu pakaian yang mencuri perhatian adalah gaun pengantin desainer Marc Bouwer yang digunakan pelantun lagu I Will Always Love You saat menikah dengan Bobby Brown pada 1992. Tidak hanya itu saja, barang unik seperti paspor milik Houston ikut dilelang. Tak ketinggalan jaket masa kecilnya yang diberikan sang ayah dan dihiasi dengan nama kecilnya, Nippy.

Bahkan, sebuah buku mewarnai berbahasa Jepang yang bertema Disney juga menjadi bagian pelelangan. "Dia [Houston] dan Michael [Jackson] sangat menyukai barang-barang Disney," ujar Shrum. "Dia mewarnai bagian ini dan menandatanganinya."

Hasil pelelangan itu diprediksi Shrum akan mencapai setengah juta dolar, bahkan lebih. Keluarga berencana menyumbangkan sebagian hasilnya untuk bidang sosial.

Pelelangan itu tentu akan menjadi sebuah hal yang unik bagi para penggemar Houston. "Kebanyakan penggemar [artis lain] akan menjualnya kembali [ke Heritage Auctions], tapi jika mereka mendapatkan sesuatu yang sangat personal, penggemar akan antusias menerimanya," kata Shrum menjelaskan.

Houston ditemukan tak bernyawa di bak mandi sebuah hotel di Los Angeles, pada 11 Februari 2012. Ia disebut-sebut meregang nyawa karena penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan penyakit jantung yang dideritanya. Houston meninggal di usia 48 tahun. (rsa/rsa)


BACA JUGA