Album Baru Lady Gaga Rilis September Mendatang
Agniya Khoiri | CNN Indonesia
Jumat, 19 Agu 2016 08:32 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Lady Gaga sudah bermusik sejak 2001. Sepanjang kariernya, ia telah merilis sebanyak lima album musik. Terakhir kali ia merilis album berjudul Cheek to Cheek pada 2014.
Album hasil kolaborasinya dengan penyanyi jazz lawas Tony Bennett itu berhasil memberinya piala dari ajang penghargaan musik Grammy Awards.
Dua tahun berselang, tahun ini sang Mother Monster akan kembali merilis album musik.
Dikutip dari NME pada Rabu (17/8), album barunya bertajuk Perfect Illusion dan baru akan dirilis pada September mendatang.
Selain menjadi bukti kembali Gaga ke industri musik, yang membuat menarik album ini ialah campur tangan sejumlah musisi muda sebagai produser musik.
Mereka yang ikut meramaikan ialah Kevin Parker 'Tame Impala', Mark Ronson, BloodPop dan RedOne.
Ronson, yang sama-sama tumbuh besar dengan Gaga di kawasan Upper West Side, New York, merasa musikalitas Gaga memberinya banyak kemudahan dalam menggubah lagu.
"Ia adalah salah satu musisi pop terbaik saat ini. Saya sudah tidak sabar untuk menggubah lagu dengannya," ujar Ronson.
Bagi yang belum mengetahui, BloodPop ialah produser yang membantu menggubah lagu hit Justin Bieber yang bertajuk Sorry.
Sedangkan RedOne ialah produser yang membantu Gaga dalam menggubah lagu hitsnya yang berjudul Poker Face dan Bad Romance.
Mengenai kerja samanya dengan Gaga, RedOne tentu saja merasa bangga. Hal itu dikatakannya saat diwawancara oleh Billboard belum lama ini.
"Saya senang dapat bekerjasama dengannya lagi. Kini saya melihatnya banyak tersenyum, seperti yang saya kenal pertama kali. Ia sedang berada dalam kebahagiaan," kata RedOne.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)
Album hasil kolaborasinya dengan penyanyi jazz lawas Tony Bennett itu berhasil memberinya piala dari ajang penghargaan musik Grammy Awards.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menjadi bukti kembali Gaga ke industri musik, yang membuat menarik album ini ialah campur tangan sejumlah musisi muda sebagai produser musik.
Ronson, yang sama-sama tumbuh besar dengan Gaga di kawasan Upper West Side, New York, merasa musikalitas Gaga memberinya banyak kemudahan dalam menggubah lagu.
"Ia adalah salah satu musisi pop terbaik saat ini. Saya sudah tidak sabar untuk menggubah lagu dengannya," ujar Ronson.
Bagi yang belum mengetahui, BloodPop ialah produser yang membantu menggubah lagu hit Justin Bieber yang bertajuk Sorry.
Sedangkan RedOne ialah produser yang membantu Gaga dalam menggubah lagu hitsnya yang berjudul Poker Face dan Bad Romance.
Mengenai kerja samanya dengan Gaga, RedOne tentu saja merasa bangga. Hal itu dikatakannya saat diwawancara oleh Billboard belum lama ini.
"Saya senang dapat bekerjasama dengannya lagi. Kini saya melihatnya banyak tersenyum, seperti yang saya kenal pertama kali. Ia sedang berada dalam kebahagiaan," kata RedOne.
[Gambas:Youtube] (ard/ard)