Namun empat hari setelah lagu Perfect Illusion dirilis, Gaga menegaskan itu bukan tentang Kinney. "Saya sangat mencintai Taylor, dan lagu ini bukan untuk menentangnya," katanya pada SiriusXM.
"Lagu ini hanya tentang... Saya tidak yakin ini hanya tentang perasaan yang saya punya tapi juga yang dia [Kinney] miliki. Yang dimiliki teman-teman saya, yang kakak saya miliki dalam hubungannya. Ini tentang kita semua," kata Gaga melanjutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada album barunya nanti, dikabarkan Gaga turut berkolaborasi dengan musisi seperti Beck, Father John Misty, serta Florence And The Machine.
Namun hingga kini, judul album dan tanggal perilisannya belum juga diumumkan. Gaga sendiri hanya mengungkapkan albumnya sudah masuk tahap penyelesaian dan dirilis akhir tahun ini.
Perfect Illusion sendiri dirilis Jumat (9/9) lalu. Gaga mengerjakannya dibantu personel Tame Impala Kevin Parker, Mark Ronson dan Bloodpop yang menuliskan lagu Sorry untuk Justin Bieber.
Pada chorus lagunya, Gaga melantunkan lirik 'Mistaken for love, it wasn't love, it was a perfect illusion, you were a perfect illusion.' Makna pada lirik tersebut mengarah pada spekulasi penggemar bahwa Gaga terinspirasi kandasnya kisah cintanya.
Gaga dan Kinney bertemu pertama kali saat syuting video musik untuk single You and I pada 2011. Hubungan mereka kian serius. Keduanya memutuskan bertunangan awal tahun ini.
Tapi hubungan yang menjadi idaman begitu banyak orang itu harus kandas, tak lama setelah mereka mengikat hubungan yang lebih serius dari pacaran. (rsa)