Di Batman v Superman: Dawn of Justice misalnya, Batman sudah bertemu Superman dan Wonder Woman. Film itu juga sudah membahas pahlawan super lain seperti Aquaman dan Flash. Tapi film itu tidak sesukses yang diharapkan.
Batman v Superman yang rilis beberapa saat sebelum Captain America: Civil War termasuk yang ditunggu-tunggu tahun ini, tapi banyak kritik negatif terhadapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Produser bilang ini, orang lain bilang itu, sutradara bilang sesuatu. Terkadang itu tidak berjalan dengan baik,” lanjut aktor yang lahir di South Carolina itu.
Boseman jelas tidak tahu apakah itu yang benar-benar menyebabkan Batman v Superman flop. Tapi yang jelas, menurut pengalamannya bermain film di Marvel, “Sutradara mendapat porsi yang sangat besar untuk membuat film,” katanya.
Tapi Batman v Superman sepertinya cukup berhasil memperbaiki citra saat versi lengkap film itu dirilis beberapa waktu lalu oleh DC Comics dan Warner Bros.
Film dengan durasi lebih lama itu mendapat ulasan yang lebih baik dari berbagai pihak. Disebut-sebut, alur ceritanya lebih jelas. Berbeda dengan adegan-adegan yang terkadang tidak koheren dan terkesan dipaksakan dalam film di bioskop. (les)