Anak-anak Brangelina Memohon Orang Tuanya Kembali Bersama

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 03/10/2016 11:25 WIB
Anak-anak Brangelina Memohon Orang Tuanya Kembali Bersama Anak-anak ikut Angelina Jolie dan dipisahkan dari Brad Pitt setelah gugatan cerai yang diajukannya. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang boleh saling berdebat soal bagaimana Angelina Jolie dan Brad Pitt membagi harta mereka kelak. Atau bagaimana Jolie terluka jika benar sang suami punya perempuan ke-dua. Tapi itu bukan yang paling menyakitkan.

Anak-anak lah yang jadi korban perceraian paling menyedihkan. Terutama, menurut sumber Hollywood Life yang dikutip Inquisitr, si putri Shiloh.

Sumber itu mengatakan, sulit bagi Shiloh untuk menerima apa yang terjadi lantaran ia sangat dekat dengan Pitt. Ia sampai memohon-mohon kepada ibunya untuk kembali bersatu dengan sang ayah, dan mereka bahagia.


"Dia sepertinya kesal pada ibunya karena menjauhkan mereka [Shiloh dan Pitt]. Angelina mencoba menerangkan bahwa itu untuk kebaikan semua, tapi anak-anak tidak melihatnya demikian," tutur sumber yang dikutip Inquisitr.

Enam anak Pitt dan Jolie--tiga adopsi dan tiga lainnya anak biologis--bingung dan berharap semua kembali normal. Selama 12 tahun, Jolie dan Pitt memiliki Maddox (15), Pax (12), Zahara (11), Shiloh (10), kembar Vivienne dan Knox (8).

Setelah mengajukan gugatan cerai pada 19 September lalu, Jolie membawa anak-anak tinggal bersamanya di rumah lain. Jumat (30/9), Jolie akhirnya mendapatkan hak asuh anak seperti yang ia minta dari LA County Department of Children and Family Service (DCFS). Pitt dapat hak kunjungan.

Keputusan itu masih bersifat sementara, setidaknya tiga pekan. Sementara itu, Pitt harus melakukan tes terapi dan obat-obatan karena diduga pernah melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap anak-anaknya.

Pitt sendiri, menurut sumber tidak peduli akan apa pun yang orang bilang tentang dirinya dalam kasus perceraian dengan Jolie. Termasuk gosip bahwa ia 'berselingkuh' dengan aktris Perancis Marion Cotillard saat menjadi lawan main dalam film Allied. Cotillard yang sedang hamil sudah membantah itu.

Tapi di luar itu, yang Pitt pikirkan dan jadi prioritas adalah anak-anaknya.

"Dia [Pitt] menangis. Dia sangat kacau sekarang. Dia tidak bisa bertemu anak-anak dan dia putus asa untuk meyakinkan mereka baik-baik saja dengan mengontak beberapa stafnya maupun staf Angelina," kata sumber.

Pitt hanya bisa bertemu lewat izin kunjungan. Pada pertemuan pertama pun ia masih harus didampingi terapis yang disediakan oleh DCFS. (rsa/rsa)