Sederet prestasi itu lah yang membuat pameran tentang Swift, bertajuk ‘Taylor Swift Experience’ digagas. Pameran itu sebenarnya sudah dibuka sejak 2014 lalu di Grammy Museum di Los Angeles. Namun belakangan, pameran itu berniat menjangkau penggemar lebih luas.
Diberitakan Reuters, Swift dan memorabilianya akan hadir di New York pekan ini. Segala tetek bengek soal mantan kekasih Tom Hiddleston itu bakal ada di sana selama tiga bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pada dasarnya ini adalah cerita tentang Taylor Swift dan prosesnya menjadi bintang modern. Ini lucu, dia masih 26 tahun dan dia sudah menjadi legenda. Tapi itu kebenarannya,” kata kurator Museum Grammy, Nwaka Onwusa, seperti dikutip Reuters.
Swift mengawali karier di Nashville sebagai pemain gitar yang juga bisa menyanyi, saat dirinya masih berusia 16 tahun. Setelah itu kariernya melejit sebagai penyanyi country. Tapi belakangan, sejak album 1989 Swift beralih ke pop. Meski begitu, lagu-lagu seperti Blank Space, Out of the Woods, Shake It Off, dan Bad Blood tetap laku di pasaran.
Kini Swift disebut sebagai selebriti berpenghasilan tertinggi dunia 2016 oleh Forbes. Digadang-gadang, penghasilan Swift mencapai US$170 juta atau Rp2,2 triliun dalam setahun. (rsa)