Kronologi Kanye West ke RS: Serangan, Borgol dan Nama Samaran

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 23/11/2016 11:52 WIB
Kronologi Kanye West ke RS: Serangan, Borgol dan Nama Samaran Kanye West dilarikan ke rumah sakit pada Senin (21/11) karena krisis spiritual. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rapper Kanye West saat ini sedang menjalani perawatan setelah dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan, Senin (21/11). Sumber People mengatakan, Kanye mendapatkan segala yang dia butuhkan. Terutama dukungan keluarga. Sang istri Kim Kardashian selalu di sampingnya.

“Dia dikelilingi keluarga dan teman. Kim luar biasa. Seperti semua teman dan lingkaran terdekatnya [Kanye],” ujar sumber dekat Kanye yang tak mau disebut namanya itu.

Kondisi sang musisi 39 tahun sudah cukup stabil. Dibanding sebelumnya, saat akhirnya sang dokter pribadi memanggil nomor telepon darurat untuk meminta pertolongan. Kronologi dilarikannya sang pelantun Famous ke UCLA Medical Center terungkap, dikutip Ace Showbiz.


Adalah Dr. Michael Farzam, dokter pribadi Kanye yang menghubungi nomor kepolisian. Namun ia tidak menyebut bahwa yang membutuhkan pertolongan bernama Kanye West. Ia justru mengaku pasiennya bernama Jim Jones. Usia sama seperti Kanye. Tinggi dan berat badan pun dikutip.

Menurut keterangan Farzam, pasiennya itu butuh pertolongan karena kurang tidur dan dehidrasi. Pria yang dipanggilnya ‘Jones’ itu didiagnosis terkena psikosis sementara.

Farzam menerangkan lebih lanjut, pasiennya tidak berbahaya. Namun ‘Jones’ bisa jadi berbahaya jika polisi yang datang membantunya. Karena itulah, LAPD datang bersama paramedis dan ambulans. ‘Jones’ langsung diamankan berdasarkan arahan kode khusus 5150.

Kode itu digunakan untuk lembaga yang memberi kewenangan pada petugas atau dokter untuk sengaja membatasi orang yang diduga memiliki gangguan mental dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu disebut-sebut, Kanye diborgol saat masuk ambulans.

Itu dilakukan demi keamanan Kanye sendiri, yang menurut pemberitaan TMZ sebelum dilarikan ke UCLA Medical Center sempat menyerang salah satu karyawan di sasana kebugaran milik Harley Pasternak di Los Angeles. Tidak ada laporan lebih lanjut soal penyerangan itu.

Tiba di lokasi, Kanye langsung mendapatkan evaluasi kejiwaan oleh dokter yang ada.

‘Jim Jones,’ samaran yang digunakan Farzam untuk melaporkan Kanye, sebenarnya juga nama seorang rapper. Jones yang asli pun menanggapi penggunaan namanya secara sepihak itu.

Kepada TMZ ia mengungkapkan, “Ini jelas suatu hal lucu bagi saya, di samping itu hal yang juga serius. Tapi aneh saja, bahwa nama saya digunakan dalam cara yang gila.”

Tapi selebriti lain yang menjadi rekan Kanye turut prihatin atas kejadian itu. Apalagi Kanye sampai membatalkan seluruh sisa konser Saint Pablo yang masih ada puluhan lagi.

John Legend, Snoop Dogg dan Marlon Wayans turut menyampaikan rasa prihatin mereka pada Kanye yang masih dirawat di rumah sakit. Mereka bisa memahami kelelahan yang dialaminya.

"Saya tidak akan berbicara banyak, tapi yang saya dapat katakan adalah sama seperti yang Kanye sampaikan pada publik bahwa dia lelah dan butuh istirahat," ujar Legend kepada ET.

Dia menambahkan, “Saya rasa dia telah melalui banyak hal sejak kejadian yang menimpa Kim. Saya rasa dia perlu istirahat dan penggemar harus bersabar dan membiarkannya istirahat."

Kanye memang mengalami banyak hal sejak istrinya kerampokan di Paris, bulan lalu. Kanye sempat menjadwalkan ulang dua konser. Saat akhirnya tampil, ia banyak meracau. Kanye berkoar soal dukungan terhadap Donald Trump dan memaki-maki rekannya, Beyonce dan Jay Z.

Saat akhirnya Kanye harus masuk rumah sakit, ganti Kim yang sedang berada di New York, untuk bergegas menemani suaminya. Padahal itu akan menjadi penampilan publik perdana Kim setelah mengurung diri sejak perampokan. Tapi Kim melewatkan karpet merah itu demi Kanye.

Sang suami juga pernah melakukan hal serupa, membatalkan konser saat ia kerampokan. (rsa/rsa)