Selama ini, sang miliuner terkenal dengan pernyataan kontroversialnya tentang imigran, Muslim, dan kaum LGBT. Sementara John sudah terbuka menyatakan bahwa dirinya homoseksual. Ketika Trump mengajaknya tampil, itu pertanda bagus.
Sayangnya apa yang dikatakan Anthony Scaramucci, penasihat ekonomi dalam tim kampanye Trump itu hanya omong kosong belaka. Mengutip Reuters, Scaramucci mengatakannya saat diwawancara sebuah radio Inggris beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kampanye mantan pesaing Trump dari Partai Demokrat itu, sang pendukung kesetaraan hak bagi homoseksual bermain untuk mengumpulkan dukungan dana bagi Clinton. Ia juga pernah mengecam Trump karena menggunakan lagunya tanpa izin saat kampanye.
Dua lagu itu adalah Rocket Man dan Tiny Dancer. John mengimbau masyarakat agar tidak menganggap penggunaan secara sepihak itu sebagai dukungannya terhadap kandidat presiden dari Republik itu. Trump memang sering dikecam musisi karena memakai lagu tanpa izin.
Sementara John langsung menanggapi kekeliruan pernyataan Scaramucci, juru bicara untuk komite inagurasi Trump belum memberikan respons apa pun atas itu.
Jika John menolak mentah-mentah tampil di inagurasi Trump, dikabarkan rapper Kanye West justru ingin diundang oleh sang presiden terpilih. Kanye telah menyatakan dukungannya terhadap Trump di tengah konser akhir pekan lalu. Namun kini ia tengah dirawat di LA. (rsa)