Melihat itu, Coldplay akhirnya memutuskan menambah jadwalnya tampil di Singapura.
Itu disampaikan langsung melalui akun Facebook resmi Live Nation Singapura atau Lushington Entertainment, promotor yang menjadi tuan rumah menjamu Chris Martin cs. Baru sekitar satu jam lalu, Live Nation mengumumkan bahwa Coldplay jadi tampil dua kali di Negeri Singa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Akan ada tambahan tiket untiuk CAT 5 (Standing Pen A) dan CAT 6 (Standing Pen B) untuk pertunjukan 1 April yang akan dirilis!” tulis mereka menambahkan. Tiket tambahan itu, termasuk akses menuju pertunjukan ke-dua. baru akan dibuka penjualan pada Jumat (25/11).
“Akan dijual ke publik melalui SportsHubTix besok 25 November pukul 10n pagi waktu Singapura. Hanya akan dibatasi empat tiket, lintas kelas, per transaksi,” tulisnya lagi.
Penjualan tiket secara offline juga akan dibuka, di Kallang Wave Mall.
Sebelumnya, Live Nation Singapura menyebutkan mereka akan menjual tambahan 10 ribu tiket mulai Kamis (24/11). Namun menurut pengecekan CNNIndoensia.com, penjualan belum tersedia. Meski penjualan tiket kembali dibuka, disebut-sebut harganya akan menjadi lebih mahal.
Tiket di calo sendiri sudah ditawarkan dengan harga berkali-kali lipat. Dari harga normal S$268 menjadi S$3.150. Kondisi itu yang akhirnya memicu penyelenggara mencari jalan lain.
"Bahkan anggota band khawatir akan hal tersebut dan meminta saya melakukan sesuatu," ujar Michael Roche, Presiden Direktur Live Nation Lushington pada The Straits Times.
Live Nation Lushington sendiri telah menjual 40.000 tiket dari 17 November hingga 21 November 2016. Jika penjualan kembali dibuka pada Jumat esok, itu akan menjadi tahapan ke-empat setelah dua kali pre-sale dan penjualan yang ludes dalam dua jam pada Senin lalu. (rsa)