Namanya tercatat sebagai penampil terbaik asal Indonesia dalam buku traveling Lonely Planet.
Sebagai perayaan empat tahun perilisan debut perdananya itu, Neonomora mengeluarkan single baru, bertajuk Be Still, My Soul. Lagu itu, menurut sang vokalis yang bernama asli Ratih Suryahutamy, menghadirkan nuansa yang begitu personal, lembut dan intim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu yang telah dirilis digital itu sekaligus menjadi lagu ke-tiga dari album kedua yang akan datang, yakni Waters. Sebelumnya, ia telah merilis lagu Seeds dan satu lagu yang berjudul sama dengan albumnya: Waters.
Album Waters sendiri disebutkan masih dalam tahap produksi dan dijadwalkan akan dirilis pada awal 2017. Sebelumnya, Neonomora menyebutkan bahwa kata 'waters' dipilih karena filosofi air yang mengalir. “Lagu-lagu dalam album itu, termasuk pembuatannya, memang mengalir. Neonomora juga memberi album itu sentuhan yang dramatis, eksklusif, dan megah."
Dalam album perdana bertajuk Seeds, ia dibantu adiknya, Bam Mastro yang merupakan personel band Elephant Kind. Berbeda dengan album barunya nanti, Neonomora bertindak sebagai produser pada hampir semua lagu.
"Awalnya saya sempat ragu, tapi saya memberanikan diri memproduseri lagu-lagu di album ini. Agar pada akhirnya saya bisa menunjukkan jati diri Neonomora yang sebenarnya supaya lebih terdengar, terasa dan terlihat jelas dalam karya-karya saya," kata Neonomora.
Meski porsinya sebagai produser cukup besar, Neonomora mengaku masih dibantu sejumlah produser musik. Di antaranya Bam Mastro (Elephant Kind), Ibnu Dian (Matter Halo), John Paul Patton dan Viki Vikranta (Kelompok Penerbang Roket), serta Adhe Arrio.
Tak tanggung-tanggung, Neonomora juga melibatkan musisi internasional. Ia memilih Fernando Lodeiro untuk mengatur teknis suara. Lodeiro sebelumnya pernah meraih piala Grammy dan menggarap album musisi internasional seperti Paul McCartney, Vampire Weekend, Bjork, Esperanza Spalding, dan Adam Lambert. (rsa)