Spotify baru mengumumkan, ia lagi-lagi mendominasi Spotify, selama dua tahun berturut-turut. Akhir 2016 ini ia menjadi musisi yang paling banyak di-streaming melalui Spotify.
Baik album maupun lagunya mendapat sambutan meriah, menjadi yang paling banyak didengar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tidak ada yang bisa menghentikan Drake tahun ini. Dia benar-benar superstar dunia,” kata Stefan Blom, Chief Content & Chief Strategy Officer Spotify dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com.
Mengutip AFP, posisi Drake diikuti musisi lain yang juga berasal dari Kanada, Justin Bieber. Rihanna menyusul di posisi ke-tiga.
Popularitas Drake di Spotify itu terbilang unik, lantaran ia sebenarnya memiliki kedekatan dengan bisnis pesaing, Apple. Bersama Taylor Swift ia menjadi bintang iklannya.
Sementara itu, Zayn Malik membuktikan ia bisa bersolo karier dengan sukses menjadi pendatang baru paling banyak di-streaming di Spotify tahun ini. Seperti diketahui, Zayn memutuskan keluar dari One Direction tahun lalu dan berkarier sendiri.
Ada pula nama lain, Metallica, yang menjadi penyanyi metal yang paling banyak di-streaming di Spotify. Itu berkat album baru mereka yang dirilis delapan tahun setelah tak ‘berkarya.’
Sayangnya, popularitas Drake, Zayn, dan Metallica tidak berlaku bagi pendengar Spotify di Indonesia. Musisi yang paling banyak didengar oleh pencinta musik di Indonesia justru The Chainsmokers. Di bawahnya ada Coldplay, Twenty One Pilots, Dj Snake, dan Adele.
Closer dari The Chainsmokers menjadi lagu yang paling banyak didengar oleh pengguna Spotify di Indonesia. Posisi ke-dua masih ditempati The Chainsmokers dengan lagunya Don’t Let Me Down. Setelah itu, ada Cold Water yang dinyanyikan Major Lazer dan Justin Bieber.
Lagu DJ Snake, Let Me Love You menduduki posisi ke-empat. Posisi ke-lima ditempati Calvin Harris dengan lagunya This Is What You Came For. (rsa)