Dominasi 'Athirah' dan Daftar Pemenang Piala Maya 2016

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Senin, 19/12/2016 09:12 WIB
Dominasi 'Athirah' dan Daftar Pemenang Piala Maya 2016 Cut Mini meraih apresiasi sebagai Aktris Utama Terpilih Piala maya 2016 berkat perannya sebagai Athirah. (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ajang apresiasi film Indonesia Piala Maya 2016 mencapai malam puncaknya pada Minggu (18/12) malam. Bertempat di Grand Kemang Jakarta, film Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara meraih penghargaan tertinggi sebagai Film Panjang/Bioskop Terpilih.

Film tersebut juga menjadi juara di kategori Skenario Asli Terpilih, Penyuntingan Gambar Terpilih, serta Aktor Muda Cilik Terpilih yang didapat Dionisius Rivaldo Moruk.

Meski meraih penghargaan tertinggi, film Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara masih kalah dari film Athirah yang memboyong enam Piala Maya 2016 dari 13 nominasi yang didapat.


Athirah mendapat penghargaan untuk kategori Sutradara Terpilih (Riri Riza), Tata Kamera Terpilih (Yadi Sugandi), Tata Artistik Terpilih (Eros Eflin), Tata Kostum Terpilih (Chitra Subyakto), Tata Rias Wajah dan Rambut (Jerry Oktavianus), dan Aktris Utama Terpilih (Cut Mini).

Selain keduanya, film A Copy of My Mind yang disutradarai Joko Anwar kembali mencuri perhatian dengan meraih dua Piala Maya 2016 lewat Tata Suara Terpilih dan Desain Poster Terpilih. 

Yang menarik ketika bakat-bakat baru masuk dalam apresiasi terpilih Piala Maya 2016 seperti Ernest Prakasa sebagai Debut Sutradara Berbakat, Jennifer Arnelita sebagai Penampilan Singkat nan Berkesan di film Sabtu Bersama Bapak, serta Sheryl Sheinafia sebagai Aktris Pendukung Baru Terpilih untuk aksinya di film Koala Kumal. 

Tidak hanya membacakan pemenang nominasi terpilih, gelaran acara yang mengusung tema 5elebrasi ini pun turut memberi apresiasi terhadap berbagai kalangan industri film, di antaranya segmen Obituary sebagai ucapan terima kasih atas karya di layar Indonesia sekaligus mengenang seniman yang telah wafat lebih dahulu. Selain itu, Piala Maya juga memberi persembahan khusus yakni Maestro untuk Mira Lesmana sebagai pelaku industri film di tanah air.

“Mohon maaf saya tidak bisa hadir dan saya pribadi mengucapkan terima kasih terhadap penghargaan ini. Saya merasa sangat terhormat sudah mendapatkan apresiasi Maestro ini. Teruslah membuat karya yang berarti dan semoga Piala Maya terus ada sebagai apresiasi terhadap industri perfilman Indonesia,” ungkap Mira Lesmana lewat video yang ditampilkan.

Berikut daftar film dan sineas lain yang turut membawa pulang Piala Maya tahun ini:

Film Panjang/ Bioskop Terpilih:
Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara

Dominasi 'Athirah' dan Daftar Pemenang Piala Maya 2016Riri Riza dalam malam apresiasi Piala Maya 2016. (CNNIndonesia/AgniyaKhoiri)

Sutradara Terpilih:

Riri Riza (Athirah)

Skenario Asli Terpilih:
Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara

Skenario Adaptasi Terpilih:
Ngenest

Tata Kamera Terpilih:
Athirah

Tata Artistik Terpilih:
Athirah

Tata Musik Terpilih:
Surat dari Praha

Penyuntingan Gambar Terpilih
Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara

Tata Suara Terpilih:
A Copy of My Mind

Tata Efek Khusus Terpilih:
Bangkit!

Tata Kostum Terpilih:
Athirah, Citra Subyakto

Tata Rias Wajah & Rambut Terpilih
Athirah

Desain Poster Terpilih:
A Copy of My Mind

Lagu Tema Terpilih:
Ratusan Purnama (Ada Apa dengan Cinta? 2)

Ernest Prakasa memegang Piala Maya yang diraihnya tahun ini. Ernest Prakasa memegang Piala Maya yang diraihnya tahun ini. (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri)

Aktor Utama Terpilih:

Reza Rahadian (My Stupid Boss)

Aktris Utama Terpilih:
Cut Mini (Athirah)

Aktor Pendukung Terpilih:
Adie Kurdi (Catatan Dodol Calon Dokter)

Aktris Pendukung Terpilih:
Chelsea Islan (Ini Kisah Tiga Dara)

Aktor Pendatang Baru Terpilih:
Bisma Karisma (Juara)

Aktris Pendatang Baru Terpilih (Piala Tuti Indra Malaon):
Sheryl Sheinafia (Koala Kumal)

Aktor/ Aktris Muda (Cilik/ Remaja) Terpilih:
Dionisiun Rivaldo Moruk (Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara)👍🏻

Penampilan Singkat nan Berkesan (Piala Arifin C. Noer):
Jennifer Arnelita (Sabtu Bersama Bapak)

Film Pendek Terpilih:
Pangreh

Film Dokumenter Pendek Terpilih:
Teater Tanpa Kata: Sena Didi Mime

Film Dokumenter Panjang Terpilih:
Pantja Sila: Cita-cita dan Realita, Tio Pakusadewo
Sihung

Film Animasi Terpilih:
Ang

Kritik Film Terpilih:
Paskalis Damar (A Copy of My Mind: A Copy of Joko Anwar’s Mind)

Piala Iqbal Rais—Debut Sutradara Berbakat:
Ernest Prakasa (Ngenest)

Koleksi DVD Terpilih:
Ada Apa dengan Cinta? 2 — Box Set

Kategori Baru—Video Klip Musik Terpilih:
Ruang Sendiri (Tulus), Sutradara: Galih Mulya Nugraha.

Penghargaan Khusus: Pemilihan Ide Cerita Terpilih
Bangkit!
Sunya
Terpana

Special Mention: Film Daerah Terpilih
Uang Panai, Sutradara Asril Sanu, Halim Gani Safia (rah/rah)