Rogue One sendiri menghasilkan US$290 juta dari penjualan tiket di dunia. Film lepas Star Wars itu membuat Disney mencapai penghasilan US$2,7 miliar di Amerika Utara saja. Sementara di luar Hollywood, penghasilan Disney setahun belakangan menjadi US$4,3 miliar.
Itu merupakan rekor yang dicapai oleh Disney, sekaligus di industri perfilman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film-film itu, katanya melanjutkan, masing-masing tidak hanya punya sesuatu untuk semua penontonnya. “Melainkan punya semuanya untuk setiap penonton,” tuturnya. Ia lantas berterima kasih kepada semua penonton yang terus meluangkan waktu ke bioskop untuk mereka.
Disney sebenarnya sudah mencapai masa emas bahkan sebelum Rogue One keluar. Finding Dory, Civil War, dan Zootopia membuat Disney mencapai rekor mereka pada Oktober lalu, dengan pencapaian US$5,8 miliar. Sementara rekor saat itu masih dipegang Universal Pictures, yang pada 2015 menjadi studio paling sukses dengan mengantongi US$6,9 miliar selama setahun.
Tapi kini Disney pun telah melampaui itu.
Bukan hanya itu rekor yang telah dicapai Disney. Ia juga menjadi studio tercepat yang meraih US$2 miliar secara domestik dan US$5 miliar di box office global, pada Juli lalu. Tiga film penyokong keberhasilan mereka, Finding Dory, Civil War, dan Zootopia menjadi yang tercepat menembus US$1 miliar di pasaran dunia. Masih ada The Jungle Book dan Star Wars: The Force Awakens yang juga membawa pundi-pundi bagi kantong Disney tahun ini.
Kini, penghasilan Disney masih bisa bertambah. Mengingat Rogue One belum ditayangkan di pasar perfilman terbesar dunia, China. Itu bisa ‘ditabung’ untuk penghasilan tahun depan. (rsa)