Paris menilai Jooseph Fiennes tidak cocok memerankan ayahnya. Sebelumnya, dipilihnya Fiennes memang sempat menjadi kontroversi karena ia berkulit putih, padahal MJ hitam.
Kontroversi, ditambah kritik Paris, berujung ‘pahit.’ Sky Arts, televisi berbayar yang seharusnya menayangkan acara itu memutuskan mencabut episode tentang MJ. Seharusnya, episode Elizabeth, Michael and Marlon yang berdurasi setengah jam itu tayang 19 Januari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberatan Paris disampaikan melalui Twitter hanya sehari setelah cuplikan tayangan itu tayang. Ia berkata, dirinya ingin muntah melihat cuplikan itu. “Melihat bagaimana jelasnya niat mereka untuk menyinggung membuat saya marah,” tulisnya melalui media sosial.
Petisi yang meminta memboikot episode itu pun ditandatangani lebih dari 20 ribu orang.
Fiennes sebenarnya pernah membela diri dengan mengatakan bahwa episode itu bukan biopik MJ. Tapi ia bisa memahami bagaimana orang-orang sangat terhubungan dengan MJ dan ingin yang terbaik dan pemeran yang semirip mungkin dengan sosok aslinya. Ia tahu itu sensitif.
Sementara itu, Ace Showbiz memberitakan, biopik MJ akan dibuat oleh saluran televisi Lifetime. Berjudul Michael Jackson: Searching for Neverland, film televisi itu baru akan mulai syuting Februari mendatang. Itu didasarkan pada buku Remember the Time: Protecting Michael Jackson in His Final Days yang dirilis 2014 lalu oleh dua pengawal pribadi MJ.
Biopik itu akan menceritakan bagaimana perjuangan MJ di tahun-tahun terakhirnya, dari mata sang pengawal: Bill Whitfield dan Javon Beard yang memproteksi MJ dan keluarganya.
Karya itu dibintangi Novi, yang dikenal sebagai peniru MJ. Aktor Chad L. Coleman juga bergabung, menjadi Whitfield. Diane Houston menyutradarainya, sementara Elizabeth Hunter menulis skenario. Suzanne de Passe, Madison Jones, dan Robert Teitel menjadi produsernya.