"Sampai sejam yang lalu, hal paling mengerikan yang pernah saya tonton adalah Psycho," ungkapnya lewat akun Twitter, pada Jumat (17/2) dengan disertai hashtag #TrumpPresser.
Ungkapannya itu seolah menunjukkan apa yang dilakukan Trump saat konferensi pers sangat menakutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Huffington Post, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Putih, Washington D.C itu, Trump telah membuat sejarah baru di Amerika Serikat dengan meluapkan amarahnya sebagai presiden selama empat minggu.
"Saya di sini untuk menyampaikan pesan langsung pada publik. Seperti yang diketahui, administrasi kita mewarisi banyak masalah di pemerintahan dan ekonomi. Jujur saya mewarisi masalah. Ini adalah masalah, di rumah dan di luar negeri. Masalah," ujar Trump.
Terkait keluhannya ini, Rowling menyebut Trump memiliki sikap seperti seorang bayi yang mengeluh dengan pekerjaan yang dia miliki.
"Seorang balita menangis karena terkejut dengan mewarisi sisa-sisa kehancuran keluarga yang telah lama dipertahankan," tulisnya.
Di sisi lain, meski bukan warga Amerika Serikat, Rowling tetap aktif menyuarakan kebenciannya untuk suami Melania Trump ini. Berbagai pernyataan Trump yang kerap berbau SARA dan menyudutkan kaum minoritas membuat Rowling tidak bisa tinggal diam.
Ini bukan kali pertama Rowling menyerang Trump dan mengungkapkan opini politiknya. Beberapa waktu lalu, ia juga mengungkapkan ketidaksukaannya pada Trump sejak Oktober 2016, dan itu terus berulang hingga Trump resmi menjadi Presiden AS.
Opini Rowling mendapat reaksi dari pendukung Trump yang menyebutnya penulis jelek. Rowling pun membalasnya dan mengatakan ia menyampaikan apa yang harus ia sampaikan untuk hal yang ia yakini.