Bunga mengungkapkan, ia dan Reza bakal memberikan kejutan dalam konser yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan pada Rabu (1/3) mendatang itu.
"Reza adalah sahabat terbaik saya, yang selalu mendukung saya. Nanti ada sesuatu yang orang belum lihat sama sekali dari Reza," ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bunga memilih Pas Band karena band beraliran rock itu berjasa mengajaknya terjun dalam dunia tarik suara. Bersama Pas Band, wanita kelahiran 1983 ini akan menyenandungkan lagu Kumerindu. Sedangkan Yovie Widianto dianggap Bunga berjasa, karena personel Kahitna itu beberapa kali membuatkan lagu untuknya.
Dalam konser berdurasi dua jam itu, Bunga akan membawakan 27 lagu.
Persiapan Konser
BCL mengaku sudah mulai mempersiapkan konsernya sejak enam bulan lalu. Menjelang hari-H, ia merasa semakin gugup. Ia bahkan mengibaratkan perasaannya seperti hendak menikah.
"Seperti mau kawin ya rasanya konser itu. Kesehatan mesti dijaga, jangan sampai stres dan tertekan, karena banyak sekali yang mesti diurus," katanya.
Dalam seminggu, Bunga menyempatkan latihan vokal hingga tiga kali dan rutin berolahraga. Menurutnya, hal itu tak pernah dilakukan jika hanya akan tampil di pertunjukan biasa.
Sebagai eksekutif produser dalam konsernya itu, Bunga pun berupaya untuk fokus dalam mematangkan koreografi dan bedah vokal dalam rentang dua bulan terakhir. Ia berpandangan, belajar koreografi merupakan kesulitan tersendiri dalam konser ini.
"Saya lebih suka bernyanyi dengan tenang saja, tapi ini full koreografi dengan kesulitan tarian tingkat tinggi. Jadi saya keluar dari zona nyaman," ujarnya.
Tak tanggung-tanggung, selain penari lokal, Bunga memboyong penari dari Australia. Selain itu, Bunga juga harus melawan rasa takutnya terhadap ketinggian, karena salah satu bagian koreografi mengharuskannya berada di panggung yang lebih tinggi.
Pada konser yang bertema lucid dream itu, Bunga mengusung konsep agar dapat lebih intim dengan para penggemarnya. Ia menjanjikan akan menampilkan sesuatu yang berbeda. Setiap segmennya akan memiliki tema tersendiri, mulai dari teatrikal, musikal, hingga disko.
"Saya duduk bersama art director dari Amerika, music director Mas Andi Riyanto supaya bisa bikin konser yang intim. Jadi saya bisa menunjukkan bahwa ini saya, It's Me BCL," katanya.
Konser itu, menurutnya, juga akan akan menggunakan teknologi tinggi dan modern dengan pencahayaan warna yang tajam. (res/rsa)