Kini, Baldwin bukan hanya akan menjadi Trump. Ia juga akan membantu penulisan buku parodi sang Presiden Amerika Serikat. Diberitakan Independent, Penguin Press mengumumkan bahwa mereka akan merilis parodi memoar politik untuk menandai tahun pertama pemerintahan Trump.
Judul bukunya terbilang cukup panjang, You Can’t Spell America Without Me: The Really Tremendous Inside Story of My Fantastic First Year as President Donald J. Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya pikir kami akan menyalurkan dan membesarkan Trump yang sebenarnya. Menulis untuk sketsa lima atau 10 menit berbeda dari menulis buku, yang harus jadi naratif,” lanjutnya.
Rencananya, buku itu akan dirilis pada 7 November mendatang, hampir setahun sejak Trump terpilih menjadi presiden dalam Pemilu Presiden AS menjelang akhir tahun lalu.
Berhenti Jadi Trump
Sementara sibuk menulis buku soal Trump, di sisi lain Baldwin disebut-sebut bakal pensiun memarodikan sosok miliuner itu. The Hollywood Reporter memberitakan, Baldwin berkata ia ingin berhenti menjadi ‘Trump’ karena “tak tahu seberapa jauh orang bisa menerimanya.”
Ia melanjutkan, “Trump hanyalah seorang yang kurang sportif dan berlebihan. Dia tetap pahit dan marah, dan Anda hanya ingin melihatnya dan pergi, ‘Anda menang!’” Intinya, Baldwin tahu memarodikan seseorang pun pasti ada batasnya. Ia tak mau jadi ‘kelewatan.’
Padahal Baldwin menjadi sosok yang diinginkan penggemar SNL untuk menggantikan Trump di makan malam korespondensi Gedung Putih. Soal itu, Baldwin berubah menjadi serius dan berkata itu bukanlah hal yang pantas dilakukan. Bagaimana pun, Trump adalah Presiden AS.
“Saya tidak berpikir mereka menginginkan itu. Jika mereka ingin saya melakukannya, saya mungkin akan melakukannya, tapi saya tidak begitu yakin mereka menginginkan itu. Saya pikir mereka mungkin punya ide yang lain,” tuturnya saat diwawancara Extra. (rsa)