Koin Emas Rp13 Miliar Dicuri di Museum di Berlin
CNN Indonesia
Rabu, 29 Mar 2017 15:12 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Koin emas buatan Kanada bernama Big Maple Leaf yang bergambar Ratu Elizabeth II dicuri dari Museum Bode, Berlin, pada Senin dini hari.
Melansir Reuters, koin yang terbuat dari emas murni dan berbobot hingga 100 kilogram tersebut diperkirakan bernilai sekitar US$1 juta atau lebih dari Rp13 miliar.
"Koin itu dicuri tadi malam, lenyap," kata juru bicara museum, Markus Farr.
Nilai fantastis koin tersebut bahkan bisa bertambah mengingat kemurnian material yang digunakan. Diperkirakan, nilai bahan koin itu mencapai US$4 juta atau Rp53 miliar.
Museum tersebut mengatakan pada laman resminya bahwa koin itu dikeluarkan oleh Royal Canadian Mint pada 2007. Koin tersebut juga tercatat pada Guinness Book of Records atas kemurnian emas yang dinilai 'tidak tertandingi'.
Koin berdiameter 53 centimeter dan tebal tiga centimeter itu dipinjamkan ke Museum Bode pada Desember 2010.
Pihak kepolisian mengatakan koin itu kemungkinan dicuri oleh kelompotam perampok yang masuk ke museum secara tidak terdeteksi melalui jendela dan tangga.
"Berdasarkan informasi yang kami miliki sejauh ini, kami percaya bahwa seorang atau sekelompok pencuri memecahkan jendela belakang museum yang mengarah ke rel kereta api," kata juru bicara kepolisian setempat, Winfrind Wenzel.
"Mereka kemudian masuk ke gedung dan menuju ruang pameran koin. Koin itu dilindungi dengan pelindung kaca anti peluru di dalam gedung. Baru itu yang dapat kami sampaikan," lanjut Wenzel.
"Baik kami maupun pihak Museum Bode belum dapat memberikan informasi detail apakah ada keterlibatan orang dalam, berfungsinya sistem alarm atau jaringan keamanan gedung,"
Museum Bode di Berlin adalah salah satu pengoleksi koin terbesar di dunia dengan lebih dari 54 ribu buah. Museum ini berdiri sejak 1904 dan memiliki nama asli Kaiser-Friedrich-Museum.
Melansir Reuters, koin yang terbuat dari emas murni dan berbobot hingga 100 kilogram tersebut diperkirakan bernilai sekitar US$1 juta atau lebih dari Rp13 miliar.
"Koin itu dicuri tadi malam, lenyap," kata juru bicara museum, Markus Farr.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pentolan Band R.E.M Buat Buku Biografi |
Nilai fantastis koin tersebut bahkan bisa bertambah mengingat kemurnian material yang digunakan. Diperkirakan, nilai bahan koin itu mencapai US$4 juta atau Rp53 miliar.
Museum tersebut mengatakan pada laman resminya bahwa koin itu dikeluarkan oleh Royal Canadian Mint pada 2007. Koin tersebut juga tercatat pada Guinness Book of Records atas kemurnian emas yang dinilai 'tidak tertandingi'.
Pihak kepolisian mengatakan koin itu kemungkinan dicuri oleh kelompotam perampok yang masuk ke museum secara tidak terdeteksi melalui jendela dan tangga.
"Berdasarkan informasi yang kami miliki sejauh ini, kami percaya bahwa seorang atau sekelompok pencuri memecahkan jendela belakang museum yang mengarah ke rel kereta api," kata juru bicara kepolisian setempat, Winfrind Wenzel.
"Mereka kemudian masuk ke gedung dan menuju ruang pameran koin. Koin itu dilindungi dengan pelindung kaca anti peluru di dalam gedung. Baru itu yang dapat kami sampaikan," lanjut Wenzel.
"Baik kami maupun pihak Museum Bode belum dapat memberikan informasi detail apakah ada keterlibatan orang dalam, berfungsinya sistem alarm atau jaringan keamanan gedung,"
Museum Bode di Berlin adalah salah satu pengoleksi koin terbesar di dunia dengan lebih dari 54 ribu buah. Museum ini berdiri sejak 1904 dan memiliki nama asli Kaiser-Friedrich-Museum.