Seorang pria dari salah satu kelompok disinyalir melemparkan zat kimia pada dua orang pria setelah perselisihan tersebut. Akibatnya, dua pria itu menderita luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sementara sepuluh orang lainnya harus mendapatkan perawatan akibat luka ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hasil identifikasi menggunakan tes kertas pH, zat korosif itu memiliki kandungan asam yang kuat," ungkap juru bicara seperti dilansir BBC.
Petugas kepolisian sejauh ini menegaskan belum menemukan bukti adanya kaitan antara aksi tersebut dengan serangan geng tertentu. Sejauh ini tidak ada satu pun dari 600 orang pengunjung kelab yang ditangkap dan diinterogasi.
Seorang perempuan yang tinggal tak jauh dari kelab Mangle E8 menggambarkan adanya kondisi gaduh dan pengunjung yang kebingungan.
"Kejadian terjadi sangat cepat dan pengunjung bergegas berhamburan keluar dari kelab. Terdengar suara orang menyerukan 'bergerak, bergerak, bergerak - pindah ke daerah aman. Tak lama kemudian petugas keamanan dan medis datang di tengah kerumunan," ujar seorang saksi mata.
[Gambas:Twitter]
Sementara itu, saksi lainnya Phie McKenzie dalam cuitannya menggambarkan kondisi kelab malam yang tiba-tiba berubah menegangkan. "Kondisi malam ini menakutkan, saya mendengar ada korban akibat luka zat kimia," tulisnya.