Empat Sisi Lain Jupe: dari Sekretaris sampai Sarjana Hukum

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Sabtu, 10/06/2017 12:54 WIB
Julia Perez punya sisi lain yang tak terungkap tapi tak bisa dilupakan meski ia sudah meninggal. (Detikcom/detikHOT/Noel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Napas Julia Perez terhenti pada Sabtu (10/6) 2017. Pemilik nama asli Yuli Rahmawati itu meninggal dalam usia 36 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Ia menyerah pada kanker serviks yang menggerogoti tubuhnya, setelah berbulan-bulan berjuang melawannya.

Semasa hidupnya, aktris dan penyanyi yang lebih dikenal dengan nama Jupe itu lekat dengan kesan seksi. Namun di balik itu, ada beberapa fakta tentang Jupe yang tak banyak diketahui orang. Merangkum berbagai sumber, berikut empat fakta yang tak layak dilupakan dari Jupe.


Sekretaris di Belanda


Sebelum berkarier di dunia hiburan, Jupe ternyata pernah menjadi sekretaris di Negeri Kincir Angin. Jupe memang punya latar belakang di bidang itu. Perempuan kelahiran 15 Juli 1980 itu mengambil Diploma 1 Jurusan Sekretaris di Interstudi setelah lulus SMA.

Saat kuliah, Jupe magang di sebuah perusahaan mebel. Dari sanalah Jupe kemudian diajak bekerja di perusahaan bosnya di Belanda, setelah lulus kuliah, masih sebagai sekretaris.

Memakai Nama Perez

Di Belanda, Jupe bertemu model Perancis bernama Damien Perez. Hubungan Jupe dan pria itu berlangsung serius. Jupe kemudian dipersunting menjadi istri Demian dan berhak menggunakan nama Perez. Berstatus sebagai nyonya Perez, Demian memboyong Jupe ke negaranya.

Nama Yuli Rahmawati ia tanggalkan agar pengucapan namanya lebih mudah di sana.



Negeri Menara Eiffel menjadi tempat pertama Jupe mencoba peruntungan di dunia hiburan. Ia menjadi model majalah pria dewasa FHM dan Maxim di Perancis. Nama dan profesi itu ia pertahankan sampai di Indonesia, meski Demian pernah menuntutnya tak lagi pakai nama Perez setelah mereka bercerai. Jupe memenangi persidangan itu dan nama Perez tetap ia sandang.

Bersambung ke halaman selanjutnya...

Tertarik Bidang Politik dan Hukum

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2