Diberitakan Independent, berdasarkan foto yang diterima oleh TMZ, bintang lambang ketenaran selebriti dunia tersebut tertulis kalimat 'F*ck Trump'.
Padahal, bintang tersebut adalah yang terbaru setelah sebelumnya lambang penghormatan untuk Donald Trump itu dirusak redam oleh palu godam pada Oktober 2016.
Pelaku perusakan tersebut, James Otis, dihukum tiga tahun percobaan dan 20 hari kewajiban pemeliharaan jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi corat-coret bintang Hollywood Walk of Fame Donald Trump ini bukanlah yang pertama. Pada 2015, bintang itu juga jadi sasaran vandalisme berupa coretan 'X' kuning di atasnya.
Dan juga tidak diketahui pelaku pemberi 'X' untuk Donald Trump tersebut.
"Kami menyesal ada seseorang yang merusak landmark bersejarah," kata Gubler. "Orang yang tidak setuju pada Donald Trump tidak seharusnya melakukan itu pada Walk of Fame,"
Dan seperti pada kasus perusakan lainnya, tim Gubler kembali merogoh saku untuk mengembalikan kondisi bintang Hollywood itu ke kondisi semula.
Di sisi lain, Sabtu ini merupakan hari ke-100 pemerintahan Trump sejak dilantik pada 20 Januari lalu.
Menjelang hari ke-100 tersebut, pemerintahan Trump masih berkutat dengan kepastian pembangunan tembok di perbatasan Meksiko, seperti yang digembar-gemborkan Trump semasa kampanye.