"Berita duka: telah meninggal dunia Bartje Van Houten Jumat, 5 Mei 2017 jam 13.30," ia menulis. Berdasarkan informasi, Bartje meninggal di rumahnya di Sentul, Bogor.
[Gambas:Facebook]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu per satu, personel grup itu mengembuskan napas terakhir.
Sam meninggal di rumah sakit selama berhari-hari sebelum meninggal, akibat kanker paru-paru, yang bukan hanya menggerogoti tubuhnya tetapi juga mengganggu penampilan band-nya. D’Lloyd harus membatalkan empat konser saat itu, salah satunya di Negeri Jiran Malaysia.
Saat menjenguk Sam dahulu, Bartje sudah sangat sedih. Apalagi ketika Chaerul meninggal. Isak tangisnya mengiringi kepergian sang sahabat. Sejak itu, ia menjadi satu-satunya personel D’Lloyd yang masih hidup. Namun kini, D’Lloyd benar-benar sudah tak tersisa.
Tembang D’Lloyd termasuk Cinta Hampa, Keagungan Tuhan, Tak Mungkin, Oh Di Mana, Karena Nenek, Semalam Di Malaya (Malaysia) dan Mengapa Harus Berjumpa. Dahulu, kelompok itu cukup diminati pencinta musik di Indonesia, bahkan ketenarannya sampai ke Negeri Jiran.
Hingga usianya tak muda lagi, Bartje bersama D’Lloyd masih aktif manggung di sana-sini. Lagu-lagu yang diciptakan Bartje juga masih dinyanyikan musisi muda dan banyak diputar.
Namun kini, seperti judul lagunya, D’Lloyd bagaikana lantunan Cinta Hampa.