Katy Perry menjawab dugaan tersebut ketika diwawancara oleh Entertainment Weekly. Seperti diketahui sebelumnya, pada 2015 lalu, Taylor Swift merilis Bad Blood dan diisukan mengisahkan pecah kongsi antara Swift dan Perry.
"Soal dugaan balasan itu, itu bukan ranah saya untuk menjawabnya, bila memang benar lagu itu tentang saya," kata Katy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Katy Perry diketahui tengah mempersiapkan album baru pasca merilis Prism pada 2013 lalu. Perry masih belum merilis judul dan tanggal rilis resmi album ke-lima ini.
"Saya rasa ada sebuah penyembuhan di dalam album ini untuk saya dan semua yang merasa rapuh. Bila orang menginginkan untuk terhubung dengannya dan sembuh serta kuat karenanya, terberkatilah ia."
Meski masih menjadi misteri judul dan tanggal resminya, Katy Perry mengatakan album ke-lima ini berbeda dengan album sebelumnya seperti yang terlihat dari Chained to the Rythm dan Bon Appetite.
[Gambas:Youtube]
"Energinya benar-benar berbeda. Ini bukan tentang dahaga akan sesuatu atau frustrasi atau 'menye-menye'," kata Perry.
"Ini sungguh cukup berani. Secara suara, ini menyenangkan dan membuat orang berjoget serta tentang baik juga buruk. Mirip-mirip seperti itu. Ini jelas sekali sebuah perubahan."
Swift merilis Bad Blood sebagai bagian dari album 1989 pada Mei 2015. Lagu tersebut muncul setelah berbagai berita menyebut bahwa Swift dan Perry bertengkar dalam banyak hal, mulai dari rebutan penari, hingga rebutan John Mayer.
Swift sendiri dalam wawancara dengan GQ pada 2015 mengakui bahwa Bad Blood adalah tentang kehilangan pertemanan.
"Saya tahu Bad Blood akan merujuk kepada seseorang," lanjut Swift. "Lagu ini bukan tentang patah hati, ini tentang kehilangan pertemanan."
[Gambas:Youtube]