Tapi aset yang ia maksud tak berkaitan dengan sumberdaya negara, melainkan tentang penyanyi Raisa dan artis peran Laudya ChintyaBella.
Dalam pidato di Grha Sanusi Hardjadinata itu, Presiden dibuat bingung oleh pernyataan warganet soal banyaknya artis Indonesia yang menikah dengan WNI keturunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya di komplain oleh warganet, 'Artis Raisa sudah lepas ke tangan asing, pak. Raisa itu suaminya keturunan Australia, lho pak,'" ujar Jokowi dalam pidatonya, mengutip protes itu.
Tak hanya itu, Presiden juga menyinggung artis Laudya Chintya Bella yang juga menikah dengan warga negara asing. "Belum selesai Raisa, ini Laudya Cynthia Bella juga ikut-ikutan menikah dengan pengusaha Malaysia," ujar Jokowi.
Jokowi mengatakan, ia bisa mengetahui komplain itu karena perkembangan teknologi dan percepatan penggunaan media sosial.
Menurutnya, hari-hari ini pemerintah bisa mengetahui kritik masyarakat langsung hingga hal-hal kecil, tak hanya yang besar seperti Freeport atau Newmont saja.
"Dulu enggak bisa dan sekarang disampaikan langsung ke pemerintah. Ini keterbukaan informasi dan kita semua harus siap," ucap mantan Wali Kota Solo itu.
Dalam pidato itu, Jokowi juga mengimbau jurusan di Fakultas Ekonomi harus mengalami perubahan adaptasi. Dia menyinggung soal manajemen ritel dan toko online.
“Dunia sudah berubah. Ini yang harus kita antisipasi, kalau tidak, kita akan kalah berkompetisi dengan negara lain,” tuturnya.