"Lagu ini bercerita tentang hubungan percintaan yang tidak jelas. Sesuai judulnya, ini adalah suatu kondisi yang dikira sudah menemukan cinta tapi ternyata malah disakiti. Tapi di satu sisi masih ragu, ada dilema apakah harus menunggu dan memaafkan semuanya atau memilih untuk pergi saja karena telah tersakiti," ucap Radhini.
Penyanyi yang datang berbincang di kantor CNNIndonesia.com pada Senin (18/9) kemarin turut mengungkapkan prosesnya untuk menyanyikan ulang lagu ciptaan Yovie Widianto itu. Menurutnya, kerjasama dia dengan Yovie yang ikut memberikan dua lagu untuk debut albumnya berkat sang Produser Eksekutif Adrian Bramantyo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lagu itu memang hanya ada di album Kahitna saja, tidak dijadikan single dan akhirnya diberi ke saya. Kami pun rembuk pikiran bareng lagi bagaimana supaya lagunya lebih enak, lebih ke [karakter] saya juga," ujarnya lebih lanjut.
Karier Radhini di dunia musik telah dimulai dengan menjadi penyanyi latar dari band Parkdrive, Rika Roeslan, Sandy Sandoro hingga Maliq n D'essential. Dari sana dia memperoleh bekal untuk menjadi seorang penyanyi yang baik.
"Sebenernya saya sudah bernyanyi sejak kecil. Ikut lomba-lomba lalu pas udah kuliah mulai jadi backing vocal. Saat itu sebenarnya juga sudah tahu bahwa saya akan membuat proyek sendiri, tapi sambil menjajaki, saya ikut mereka dulu sambil cari cari ilmu," tuturnya.
"Kalau siaran, sudah mulainya dari awal kuliah, hingga sekarang sudah sekitar 10 tahun. Jadi saya siaran dan karier nyanyi masih barengan," lanjut Radhini.