Namun lukisan yang juga disebut sebagai 'Mona Lisa pria' itu ditemukan. Sekilas lukisan itu memang mirip Mona Lisa yang juga dihasilan oleh Da Vinci. Namun wajah pria gondrong berjubah biru yang kanan kirinya memegang bola kristal itu sebenarnya adalah Yesus.
“Ini benar-benar Cawan Suci dalam penemuan seni,” kata Alan Wintermute, spesialis senior untuk lukisan Old Master di rumah lelang Christie, seperti dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FOTO: Menjaga Sisa Sejarah di Pulau Morotai |
Lukisan itu diberi judul 'Salvador Mundi.' Diperkirakan, lukisan itu dibuat pada tahun 1500-an. Kini, lukisan yang menjadi satu dari 20-an karya yang tersisa dari artis Renaissance itu hendak dilelang. Pengumuman itu disampaikan Christie pada Selasa (10/10) kemarin.
Diperkirakan, lukisan itu akan terjual dengan harga US$100 juta atau Rp1,3 triliun.
Lukisan itu dahulu merupakan koleksi pribadi King Charles I. Seperti diberitakan Reuters, karya itu dilelang pada 176, namun kemudian dihilangkan sampai tahun 1900. Konon, di masa itu wajah Yesus dilukis kembali. “Itu tindakan yang umum,” kata Wintermute.
Saat karya itu ditemukan, 'Salvador Mundi' kemudian dijual di Sotheby pada 1958. Seorang kolektor asal Amerika membelinya dengan harga 45 poundsterling, atau Rp802 ribu saat itu.
Setelah lama tak terdengar kabarnya, lukisan itu kembali dijual pada 2005. Namun saat itu, kata Wintermute, kondisinya sudah dilukis ulang, meski tetap sebagai karya Da Vinci.
Kolektor yang membelinya menganggap itu masalah. Ia pun melakukan restorasi. Enam tahun kemudian, lukisan itu sudah dikenal sebagai karya Da Vinci yang sudah berusia lebih dari 500 tahun. Setelah direstorasi, Salvador Mundi pun dipamerkan di National Gallery London.
Sayang, tidak disebutkan siapa kolektor asal Eropa yang berjasa penting itu.
Selain melelang 'Salvador Mundi,' Christie juga akan menyediakan karya legendaris Andy Warhol, 'Sixty Last Suppers.' Itu merupakan salah satu karya terakhir Warhol sebelum sang seniman meninggal pada 1987. Karya itu diprediksi terjual US$50 juta (Rp675 miliar).