Sopir Akui Sering Antar Perempuan untuk Harvey Weinstein

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Jumat, 20/10/2017 14:46 WIB
Sopir Akui Sering Antar Perempuan untuk Harvey Weinstein Harvey Weinstein sering meminta perempuan didatangkan untuknya. (Drew Angerer/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan hanya para selebriti yang mulai berbicara lantang menentang Harvey Weinstein atas kasus pelecehan seksual yang ia lakukan. Kini giliran sopirnya yang angkat bicara.

Sopir itu bernama Mickael Chemloul, pria asal Perancis yang sudah bekerja untuk sang produser Hollywood sejak 2008 sampai 2013. Selama itu, ia sebenarnya menjadi saksi atas banyaknya perempuan yang menjadi korban pria yang kini berusia 65 tahun itu.

Chemloul mengatakan, kebanyakan pekerjaannya adalah mengantarkan aktris-aktris muda dan model untuk Weinstein. Ia sering melihat mereka menangis usai pertemuannya dengan sang majikan. Beberapa dari mereka bahkan meninggalkan rumah Weinstein bertelanjang kaki.



“Saya merasa seperti mengantarkan orang-orang tak berdosa, perempuan-perempuan tak berdosa, ke mulut serigala dan saya tidak bisa berkata pada mereka: ‘Hati-hati pada apa yang akan kalian hadapi ya, itu bahaya,’” ujar Chemloul pada televisi Perancis.

“Ketika meninggalkan rumah Weinstein,” ia melanjutkan, “Ada kesedihan. Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi saya harus menghibur mereka. Menawarkan mereka air, atau rokok.”

Yang paling menyakitkannya adalah ketika ada seorang perempuan yang terbohongi oleh Weinstein. Dia adalah merupakan penggemar si produser, yang berharap bisa diorbitkan menjadi artis dan sudah mengikutinya bertahun-tahun. Apa pun kata Weinstein, dia manut.


“Dia [perempuan itu] memberinya tubuhnya, jiwanya, semuanya untuk pria ini karena dia [Weinstein] berjanji akan menemukannya peran dan membuat film, yang tidak pernah terjadi.”

Chemloul tidak pernah lagi melihat perempuan itu sejak 2010. Ia ingat betul, dirinya yang mengantarkannya ke bandara di Nice, Perancis untuk terbang pulang karena tak punya uang.

Bukan hanya perempuan-perempuan itu yang menjadi korban Weinstein. Chemloul pun sering diteriaki “Sopir bodoh!” bahkan pernah sekali dipukuli sampai babak belur. Itu terjadi pada 14 Juli 2013. Masalah sederhana: prostitusi yang dimaui Weinstein tidak muncul.

Sopir Perancis Sering Antar Perempuan untuk Harvey WeinsteinCNN Indonesia/Timothy Loen
Akibat dipukuli oleh Weinstein itu, Chemloul sampai tidak bisa kerja selama empat hari. “Dia menggila dan memukul saya. Saat itu, tidak ada pertanyaan lagi. Saya tidak akan pernah lagi bekerja untuknya,” Chemloul menegaskan saat ia membulatkan keputusannya.

Setahun setelah peristiwa di Club 55 Beach di St Tropez itu, Chemloul melapor ke polisi. Namun jaksa penuntut menolak meneruskan laporannya dan menuntut Weinstein.

Setelah pengakuan Chemloul, perwakilan Weinstein menanggapi dengan bantahan bahwa pernah terjadi peristiwa tidak mengenakkan antara si produser dengan sopir. “Sopir itu diberhentikan perusahaan karena kebiasaannya berkendara cepat, kebanyakan mencapai 140 mil [225 kilometer] per jam,” kata perwakilan Weinstein kepada Independent.


Weinstein kini tengah menghadapi pemeriksaan polisi terkait laporan banyak perempuan yang mengaku dilecehkan olehnya. Belasan selebriti pun sudah mengaku di media sosial, termasuk Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow, Cara Delevingne, Kate Beckinsale dan Lea Seydoux.

Weinstein membantah dirinya terkait dengan pelecehan seksual itu.

Chemloul sendiri saat ini sedang menulis buku tentang Weinstein, yang diberinya judul The Last Monster of Hollywood. Belum diketahui kapan buku itu akan diterbitkan.