Dewa 19 hingga Stinky Akan Reuni di The 90's Festival

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Selasa, 14/11/2017 18:06 WIB
Dewa 19 hingga Stinky Akan Reuni di The 90's Festival Sejumlah musisi era '90-an, termasuk Dewa 19, Bragi, Wayang dan Stinky, siap kembali melantunkan hit lawas andalan mereka di panggung The 90's Festival. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah musisi era ‘90-an siap kembali ke atas panggung untuk melantunkan hit andalan mereka dalam gelaran ketiga The 90’s Festival. Acara yang diselenggarakan pada 25 November mendatang ini juga bakal diramaikan oleh band asal Amerika Serikat, Sixpence None the Richer.

Band Dewa 19 bersama Ari Lasso dan KLa Project pun akan ikut memeriahkan acara bersama musisi yang telah lama vakum, seperti Shaden, Bragi, Basejam Reunion, Stinky bersama Andre Taulany, Wayang, Voodoo, D.O.T, Reza Artamevia, Yana Julio, serta The Groove akan menggebrak panggung nostalgia tersebut.

Head of Partnership Accellera Entertainment Arinda menuturkan, acara yang sebelumnya pernah digelar di Bandung dan Jakarta pada 2015 ini kembali diselenggarakan atas tingginya animo pecinta musik era ‘90-an.


“Ini kembali dibuat karena animo untuk The 90’s Festival yang begitu besar, banyak yang tertarik agar ini dijadikan acara rutin. Dan memang yang kami kejar untuk tampil adalah yang sudah lama tidak hadir, tidak aktif untuk membuat sebuah pertunjukan reuni,” tuturnya dalam gelaran jumpa pers di Foodism Kemang, Jakarta, Selasa (14/11).


Arinda mengungkapkan, menjangkau para musisi yang telah lama tidak aktif di industri hiburan menjadi tantangan besar tersendiri bagi penyelenggara.

“Kesulitannya [adalah] mereka banyak yang sudah tidak punya manajer, beda dengan musisi sekarang yang mudah dicari lewat media sosial. Bahkan untuk Wayang kami izin ke ibunya karena mereka kan bersaudara. Kemudian bagaimana meyakinkan mereka percaya diri kembali untuk tampil,” katanya.

Arinda pun bersyukur atas kesediaan para musisi yang telah mengonfirmasi kehadirannya di festival tersebut. Ia puas atas upaya yang dilakukan timnya untuk membujuk para artis tersebut untuk tampil.


Adapun bagi Reza Artamevia, keterlibatannya di The 90’s Festival dianggap turut menjadi ajang reuni musisi seangkatan dirinya. Pelantun Pertama ini menyatakan telah janjian dengan musisi era ‘90-an lainnya untuk saling menyaksikan penampilan mereka.

“Sudah kontak-kontakan reunian, mau saling nonton satu sama lain. Menurut saya era ‘90-an salah satu golden moment bagi industri musik Indonesia. Bagaimana terbukanya berbagai genre, saya sendiri senang untuk tampil, dan senang untuk menonton, sekalian nostalgia,” ungkapnya.

Reza sendiri menjanjikan akan menyanyikan delapan lagu andalan miliknya termasuk Pertama, Keabadian, dan Satu yang Tak Bisa Lepas.


Sementara, grup band Bragi yang juga akan memberi penampilan spesial pun menyebut bahwa gelaran festival ini menjadi momen bagus bagi mereka untuk kembali ke panggung hiburan.

“Semoga menyenangkan teman-teman yang belum move on dari musik era ‘90-an. Kami akan tampil membawakan 10 lagu, yang penting seru-seruan,” kata Aldi, vokalis Bragi.

Aldi pun sempat memberi isyarat kemungkinan mereka untuk seutuhnya reuni.

“Kemungkinan besar [akan reuni], tapi masih cari materi,” tambahnya.


Selain pertunjukan dari musisi, Accellera Entertainment menjanjikan akan ada keseruan bernuansa ‘90-an. Mulai dari permainan ala ‘90-an seperti Tamiya, Ding Dong, Nitendo, PS 1, Nes. Selain itu, ada juga memorabilia lain seperti buku Lupus dan mainan Gundam.

The 90’s Festival akan diselenggarakan pada 25 November 2017 mendatang di Gambir Expo Kemayoran mulai pukul 14.00 WIB. Tiket dijual mulai sekitar Rp480 ribu hingga Rp1,68 juta. (res/res)