Pasalnya, lebih dari separuh penampilan diisi Andre dengan lelucon dirinya yang memang kini juga berprofesi sebagai pelawak.
“Cuma ini ngeband sambil ngelawak, yang lain (penampilan) band doang. Mana ada vokalis ngelawak kecuali saya, vokalis berani malu,” ujar Andre percaya diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi band yang dibentuk sejak 1996 tetap membuat para penonton larut dalam nostalgia. Terlebih, kala band yang kali ini mengusung formasi awal Edi (drum), Nanno (gitar), Irwan (bas), Ndank (Gitar) serta Andre sendiri sebagai vokal membawakan lagu pamungkas.
“Nyanyi, nyanyi,” teriak penonton yang diabaikan Andre.
“Biarin, emang sengaja ngomong mulu,” sahut Andre yang kemudian menjelaskan bahwa lagu Mungkinkah kala dirilis laris terjual 1 juta copy.
“Indah sekali masa-masa 90,” tambahnya.
Tanpa aba-aba, kala intro terdengar penonton dengan sigap mengangkat ponsel dan siap mengabadikan momen tersebut. Momen saat band Stinky menyanyikan langsung lagu andalannya dengan formasi personel lengkap.
“Terima kasih, semunya hati-hati kalau pulang, matanya dijaga kalau menyetir, jangan sampai nabrak tiang listrik,” ujar Andre mengakhiri penampilan yang langsung disambut gelak tawa penonton.
Bukan hanya celotehan Andre yang meramaikan panggung Stinky, 'Stinky junior' alias anak-anak personel band tersebut juga ikut naik ke panggung dan bergabung dengan ayah mereka.
“Anak-anak tolong ke belakang dulu. Biasa bapaknya nyanyi dikit anaknya bawaannya pengen ikut,” kata Andre di sela-sela penampilan yang kembali disambut gelak tawa penonton.
Bersamaan dengan waktu Stinky tampil, Reza Artamevia turut menghibur penonton dari panggung Toped Stage. Ia pun juga membawakan tembang hit miliknya mulai dari Satu yang Tak Bisa Lepas, Keabadian, Pertama, Aku Wanita, serta Cinta Kan Membawamu Kembali. (chs)