Donatella Ogah Tonton Serial 'American Crime Story: Versace'

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 11/01/2018 12:26 WIB
Donatella Ogah Tonton Serial 'American Crime Story: Versace' Desainer Donatella Versace ogah menonton serial 'American Crime Story: Versace' tentang kakaknya dan menyebut kisah yang disajikan penuh kepalsuan. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Desainer kenamaan Donatella Vercace menyatakan ogah menonton serial soal kakaknya, American Crime Story: The Assasination of Gianni Versace, seperti pada masyarakat kebanyakan yang telah menunggu acara itu.

Adik dari pendiri label Versace tersebut mengatakan kepada media Italia la Republica bahwa baik buku maupun bentuk serialnya mengandung gosip dan kontradiksi.

"Saya belum pernah melihat serialnya atau minat menontonnya, karena sampai saat ini, masih sakit rasanya melihat Gianni [Versace] ditampilkan secara tidak jujur," kata Donatella.



The Assasination of Gianni Versace merupakan musim ke-dua dari serial antologi kriminal American Crime Story yang mengangkat kasus pembunuhan desainer ternama dan pendiri label kelas atas, Gianni Versace, pada 1997.

Serial sembilan episode yang akan rilis pada 17 Januari mendatang itu diangkat dari buku seri karya Maureen Orth, Vulgar Favors: Andrew Cunanan, Gianni Versace, and the Largest Failed Manhunt in U.S. History.

The Assasination of Gianni Versace merekrut sejumlah nama besar, seperti Penelope Cruz yang memerankan Donatella, Edgar Ramirez sebagai Gianni, Ricky Martin sebagai Antonio D'Amico, dan Darren Criss sebagai Andrew Cunanan.

[Gambas:Youtube]

Diberitakan Reuters, dalam pernyataannya, keluarga Versace juga menyampaikan hal serupa seperti yang disebut Donatella.

"Dalam upaya menciptakan kisah sensasional, (drama televisi) menghadirkan penuh gosip kontradiksi," tulis pernyataan keluarga Versace.

"Sungguh menyedihkan (kami) melihat di antara semua kemungkinan kisah dan cerita kehidupan (Gianni), para produser memilih untuk menyajikan versi palsu dan terdistorsi yang diciptakan Maureen Orth,"


Penyataan itu juga menyebut, buku karangan Orth penuh spekulasi karena sang penulis tidak mendapatkan informasi langsung dari pihak keluarga dan tidak memiliki pengetahuan untuk membuatnya menjadi sebuah cerita, termasuk soal dugaan kondisi kesehatan Gianni.

Donatella juga mengatakan dalam wawancara bersama media Italia tersebut bahwa salah satu kesalahan dalam buku karangan Orth adalah Gianni sudah lemah saat terjadi pembunuhan karena menderita AIDS.

Pihak keluarga juga menyebut tidak memberikan izin atas pembuatan serial tersebut, apalagi terlibat di dalamnya. Namun produser The Assasination of Gianni Versace mengklaim pihak keluarga telah diperlakukan dengan hormat dalam serial tersebut.

[Gambas:Instagram]

Gianni Versace, desainer kenamaan Italia dan pendiri label mewah Versace, tewas ditembak oleh Andrew Cunanan pada 15 Juli 1997 di dekat mansion miliknya di Miami usai jalan pagi di Ocean Drive.

Andrew Cunanan tercatat sebagai pembunuh berantai yang sudah menewaskan setidaknya lima orang. Dalam setiap aksinya, Cunanan selalu berganti penampilan. Dia tewas bunuh diri delapan hari setelah menembak Gianni Versace.

Sepeninggal Gianni, label Versace kemudian dikelola oleh saudara-saudaranya, termasuk Donatella. (end)