Kisah Cinta Bersejarah yang Patut Dikenang di Hari Valentine

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Rabu, 14/02/2018 14:43 WIB
Kisah Cinta Bersejarah yang Patut Dikenang di Hari Valentine Penampilan Romeo dan Juliet di rumah William Shakespeare untuk memeringati hari lahir ke-400 sang sastrawan. (REUTERS/Dylan Martinez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari Valentine identik dengan taburan cinta, bunga, kata-kata romantis, maupun cokelat. Sebelum legenda Valentine terkenal seiring kematian seorang pendeta di zaman Romawi Kuno sekali pun, cerita cinta sudah menjadi hal yang difavoritkan sejarah dan sastra.

Merangkum berbagai sumber, berikut pasangan-pasangan bersejarah di dunia nyata maupun sastra yang patut dikenang di Hari Valentine yang jatuh pada Rabu (14/2).


Romeo dan Juliet


Saking terkenalnya, pasangan Romeo dan Juliet menjadi definisi cinta itu sendiri. Keduanya merupakan pasangan ciptaan sastrawan besar William Shakespeare yang kisah cintanya berakhir tragis. Mereka tercipta sejak 1590-an dan masih terkenal sampai sekarang.

Meski terkenal sebagai ciptaan Shakespeare, pasangan yang cintanya tak disetujui orang tua itu punya cerita yang tidak terlalu orisinal. Ceritanya mirip dengan kisah Pyramus dan Thisbe. Seperti Romeo, Pyramus pun dibuat percaya bahwa kekasihnya telah meninggal.


Ia kemudian menusuk dirinya sendiri demi menyusul sang kekasih ke alam baka. Ini yang berbeda dari Romeo, yang diceritakan meminum racun setelah percaya Juliet meninggalkannya.

Namun akhirnya sama: Thisbe dan Juliet menemukan tubuh kekasih mereka telah tak bernyawa. Keduanya lantas bunuh diri menyusul kekasihnya, menganggapnya bukti cinta sejati.

Cleopatra dan Mark Antony

Berbeda dengan Romeo dan Juliet yang merupakan kisah fiksi, percintaan Cleopatra dan Mark Antony adalah kisah nyata yang terkenal dalam sejarah. Persamaannya, keduanya sama-sama berakhir tragis. Pasangan itu pun sama-sama menyangka kekasihnya meninggal lebih dulu.

Cleopatra dan Mark Antony sama-sama memutuskan bunuh diri setelah kalah dari prajurit Roma di bawah pemerintahan Octavian. Mark Antony kemudian benar-benar menusuk dirinya sendiri. Namun, Cleopatra yang ragu-ragu memilih bernegosiasi dengan Octacvian.


Konon, sang ratu Mesir yang terkenal akan kecantikannya itu gagal memukau Octavian. Baru saat itulah ia memutuskan memenuhi janjinya pada sang kekasih. Ia meminta seekor ular berbisa untuk menggigitnya. Disebut-sebut, mereka dikuburkan bersama dalam satu liang.

Namun hingga saat ini lokasi liang kubur mereka masih menjadi misteri.

Bonnie dan Clyde

Pasangan ini terkenal karena kisah cintanya yang unik. Mereka bukan hanya sejoli soal hati, tapi juga kriminalitas. Bonnie dan Clyde adalah pasangan pelaku kriminalitas yang beroperasi di Amerika Serikat. Kejahatannya mulai merampok mobil sampai membunuh.

Terhitung setidaknya sembilan polisi dan tujuh masyarakat sipil mereka bunuh.

Bonnie dan Clyde dikenal sebagai pasangan bersejarah di dunia kriminal Amerika.Bonnie dan Clyde dikenal sebagai pasangan bersejarah di dunia kriminal Amerika. (United States Library of Congress/Wikipedia)
Pertama bertemu pada 1930, mereka langsung jatuh cinta. Setelah beberapa kejahatan, keduanya sempat ditangkap meski akhirnya dibebaskan bersyarat pada 1932. Kehidupan kriminal mereka berlanjut. Mereka kembali ditangkap di Louisiana pada 1934.

Saat itu juga, keduanya terbunuh. Pasangan yang beberapa kali dijadikan inspirasi film dan pernah diperankan oleh Warren Beatty dan Faye Dunaway itu ingin dikuburkan bersama. Sayang, keluarga Bonnie tidak mengizinkan itu. Maut akhirnya memisahkan keduanya.


Layla dan Majnun

Kalau Inggris punya Romeo dan Juliet, tokoh romantis dari Iran adalah Layla dan Majnun. Karakter itu ada dalam puisi Nizami of Ganje yang terinspirasi legenda Arab. Ceritanya tentang cinta yang tak kesampaian. Padahal keduanya sudah jatuh cinta sejak usia sekolah.

Nama keduanya adalah Layla Al-Aamiriya dan Qays ibn al-Mulawwah.


Sayang, karena ketahuan mereka justru tak diperbolehkan saling bertemu. Qays pun hanya bisa menyampaikan perasaannya melalui puisi dan membacakannya keras-keras di pojok jalan. Dari situlah ia mendapat julukan majnun, alias gila. Namun ia tidak kapok.

Qays meminta ayah Layla agar ia bisa menikahi anaknya. Tentu saja ia tak disetujui. Layla justru dijodohkan dengan sosok yang lebih tua dari desa tetangga. Ia pun terpaksa menikah dan membangun keluarga dengan pria itu, meski hatinya sebenarnya tertambat pada Qays.

Patah hati, Qays pun menyendiri dan semakin gila.

Paris dan Helen

Seperti di film Troy, percintaan terlarang antara Paris dan Helen membuat bangsa Troya jatuh. Perang Troya pecah saat Paris, pangeran dari Troya menculik Helen dari Sparta dan membawanya untuk hidup bersama. Padahal Helen saat itu sudah menikahi Raja Menelaus.

Orlando Bloom memerankan Paris dalam film Troy yang mengisahkan perang bangsa Troya dengan Sparta.Orlando Bloom memerankan Paris dalam film Troy yang mengisahkan perang bangsa Troya dengan Sparta. (Reuters/Suzanne Plunkett)
Namun Paris tak peduli, karena Helen dikisahkan sebagai perempuan tercantik.

Di film Troy, Paris diperankan Orlando Bloom sementara Helen dimainkan Diane Kruger. Film itu mengisahkan bahwa kakak Paris, Hector (Eric Bana) membela adiknya habis-habisan sampai rela dikalahkan oleh Achilles (Brad Pitt) dalam sebuah pertarungan.

Dalam cerita yang diturun-temurunkan lewat sastra, Paris juga terluka cukup parah sementara Helen kembali ke Sparta. Sampai akhir hayat ia bahagia dengan Sang Raja. (rsa)