FOTO: Menjaga Sisa Sejarah di Pulau Morotai

ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Rabu, 11/10/2017 08:03 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pulau Morotai di Maluku Utara bukan hanya menyimpan keindahan alam, namun juga jejak sejarah peninggalan Perang Dunia II.

Pulau Morotai di Maluku Utara bukan hanya menyimpan keindahan alam, namun juga jejak sejarah peninggalan Perang Dunia II. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Pada 1942, Jepang menduduki Pulau Morotai untuk memperluas kekuasaan di Pasifik. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Namun pada September 1944, pasukan Sekutu yang dipimpin Jenderal Douglas MacArthur masuk ke Pulau Morotai membawa 3.000 prajurit untuk menjadikan pulau itu sebagai pangkalan militer. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
‘Serangan’ pasukan Sekutu itu membuat pasukan Jepang kabur dan masuk ke hutan serta meninggalkan banyak peninggalan dari era Perang Dunia II. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Banyak peninggalan besi dan logam sisa Perang Dunia II diambil warga untuk dijual serta didaur ulang.  (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Bahkan pada 1980 hingga 1990, sebuah perusahaan industri baja mengambil barang-barang tersebut untuk dijadikan bahan baku. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Namun tidak semua warga mengambil barang untuk kebutuhan pribadi, beberapa warga tetap berusaha menjaga sisa-sisa peninggalan perang untuk dilestarikan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Sejumlah warga seperti Muhlis Eso mengumpulkan banyak barang peninggalan untuk menjadi bukti sejarah Perang Dunia II bagi generasi selanjutnya. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Bangkai Tank Amphibi LVT-2 bekas Perang Dunia ke-II berada di perkebunan warga di Pulau Morotai, Maluku Utara. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Muhlis Eso membawa senjata peninggalan Perang Dunia ke-II hasil temuannya di Pulau Morotai, Maluku Utara. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)