Selain Winslet dan Stone, surat terbuka itu juga ditandatangani Emma Thompson, Kristin Scott Thomas, Keira Knightley dan Saoirse Ronan, sebagai bentuk solidaritas dengan gerakan Time's Up di Amerika Serikat dan ajakan berdonasi untuk keadilan para korban.
Surat yang dikirimkan kepada surat kabar The Observer itu dibuka dengan kata "dear sisters," seperti dalam pernyataan para aktris Amerika Serikat bulan lalu saat menyerukan gerakan internasional menuntaskan budaya pelecehan yang terekspos oleh skandal Harvey Weinstein.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 2018, kita tampaknya telah terbangun di dunia yang siap untuk perubahan. Jika kita benar-benar memanfaatkan momen ini, sebuah garis di pasir bisa berubah menjadi batu."
Selain soal pelecehan seksual, mereka juga menyatakan tuntutan terkait kesenjangan gaji berdasar gender dan perubahan yang membuat pekerjaan lebih tidak aman.
"Gerakan ini adalah titik temu, dengan percakapan melintasi ras, kelas, komunitas, kemampuan dan lingkungan kerja, untuk membicarakan ketidakseimbangan kekuasaan," lanjut surat itu.
Para penandatang lantas berterima kasih kepada bintang-bintang kelas atas yang ikut membantu mendorong isu-isu seperti pelecehan seksual dan pemerkosaan ke dalam kesadaran publik dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Kami percaya bahwa ini adalah saat dimana kita bisa memanfaatkan energi kolektif kita untuk membongkar tembok kesunyian yang mengelilingi kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan," tulis pernyataan itu.
(aal)