Duka Cita Netizen atas Kematian Made 'Navicula'

Resty Armenia, CNN Indonesia | Senin, 26/03/2018 18:43 WIB
Duka Cita Netizen atas Kematian Made 'Navicula' Ucapan duka cita atas kematian pemain bas band Navicula, Made Indra membanjiri media sosial. (Courtesy of Rio Wisesa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ucapan duka cita atas kematian pemain bas band Navicula, Made Indra membanjiri media sosial. Sang musisi diketahui menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (26/3) setelah mengalami masa kritis akibat kecelakaan.

Meninggalnya Made diumumkan langsung oleh Navicula melalui akun Instagram.

"Teman-teman, Made Indra telah meninggalkan kita semua sore tadi pada pukul 18.25 WITA. Terima kasih atas dukungan dan doa buat Made selama ini," tulis akun Instagram @naviculamusic.


"Setelah sekian lama berjuang di masa kritis, Made akhirnya memutuskan apa yg terbaik baginya. Selamat jalan, brother. Cinta kami selalu bersamamu. Amor ring Acintya."

[Gambas:Instagram]


Para netizen mengungkapkan rasa bela sungkawa di kolom komentar unggahan tersebut. Tak hanya itu, mereka juga menulis ucapan duka di akun Twitter.

Tak sedikit di antaranya mencuit ungkapan "Amor ring Acintya" dalam cuitannya. Ungkapan itu biasa diucapkan masyarakat Bali ketika ada orang meninggal dunia.







Meninggalnya Made sudah dikonfirmasi Intan selaku manajer Navicula. "Tadi kata dokter kondisi terakhir jam 3 sore memang drop banget. Kita enggak bisa masuk ruang ICU sampai dikabarkan meninggal pukul 18.25 WITA," katanya sembari terisak, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Senin (26/3).

Ia melanjutkan, saat ini keluarga dan kerabat dekat masih di rumah sakit untuk mengurus administrasi. "Rencananya nanti prosesi pemakaman akan dilakukan dengan Ngaben [adat Bali]. Tapi belum tahu kapan dan di mana," ujarnya.

Diketahui Made kecelakaan saat pulang setelah Navicula tampil di acara musik Kopernik Day, Jumat (23/3) malam. Usai kecelakaan itu, keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Ari Canti tak jauh dari lokasi festival musik tersebut. Mereka kemudian dirujuk ke ICU Rumah Sakit Sanglah. Namun, nyawa Afi tak tertolong karena mengalami pendarahan di kepala.

(res)