Judul April dipilih ternyata bukan hanya karena lagu itu dirilis bulan ini. Mondo sendiri punya pengalaman personal dengan bulan keempat itu.
Menurutnya, April adalah bulan penuh harapan baru, segar dan berbunga. Mondo juga punya momen bahagia, yakni menikah dengan Sarah Glandosch pada bulan April.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kelana Musik Mondo Gascaro |
"Tahun ini tepat lima tahun anniversary gue, jadi bisa dibilang lagu ini adalah sebuah kado kecil untuk merayakannya," kata Mondo dalam siaran pers yang dterima CNNIndonesia.com, Jumat (20/4).
Bukan hanya bersifat personal, Mondo mengatakan April juga bisa dinikmati orang lain karena lagu itu bercerita tentang komitmen seseorang pada sebuah hubungan dan keyakinan menghadapi apa pun yang terjadi di kemudian hari.
Musik bossanova, kata Mondo, menjadi inspirasi dalam membuat lagu April. Musik itu membalut lirik puitis soal percintaan yang ditulisnya, seperti penggalan berikut:
April, dibatas hujan dan kemarau silam
Angin, sampaikan mimpiku padanya
Duhai, impian semusim kala bersemi
Tiada ragu kan ku melagu
Pun begitu dengan penggalan berikut:
Kan ku kata sayang, oh pujangga hariku
Semarak langkah hidupku
Tlah tertulis sayang, di ufuk sang persada
Tiada gunjing puisi terakhir
Hidup ini hanya sekali, ia datang dan pergi
Lagu itu dibuat oleh Mondo dalam waktu kurang dari satu bulan. Mondo merekam lagu pada akhir Maret dan dirilis hari ini, Jumat (20/4).
Musisi keturunan Jepang itu tidak sendiri dalam mengerjakan April. Mondo dibantu oleh Lafa Pratomo (gitar elektrik), Petrus Bayu Prabowo (bass elektrik), Afirniar Mutsrin (drum), Venessa Adverta Fortuna (vokal latar) dan Christianto Ario Wibowo (vokal latar dan gitar akustik). (rsa)