Kanye Disebut Gangguan Mental, Kim Kardashian Turun Tangan

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 27/04/2018 05:48 WIB
Kanye Disebut Gangguan Mental, Kim Kardashian Turun Tangan Kanye West dituding memiliki gangguan mental karena kicauannya di Twitter, dan Kim Kardashian membela itu. (Jamie McCarthy/Getty Images for Yeezy Season 4/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kim Kardashian meminta media untuk berhenti menyalahkan kicauan Kanye West di Twitter. Mereka menyebut Kanye memiliki masalah kesehatan mental atas kicauan tersebut. Namun Kim bersikeras bahwa suaminya hanya berusaha mengutarakan pendapat.

"Kepada media yang mencoba untuk menjelekkan suami saya, izinkan saya mengatakan ini, komentar kalian tentang Kanye yang meracau dan kicauan yang mengganggu, benar-benar mengerikan," katanya mengawali pembelaan.

Sang bintang reality show menambahkan, kesimpulan bahwa Kanye punya masalah kesehatan mental terlalu cepat diambil. "Hanya karena dia [Kanye] menjadi diri sendiri, yang mana dia memang selalu ekspresif," Kim melanjutkan.



Baru-baru ini, Kanye kembali ke media sosial setelah vakum selama beberapa bulan terakhir karena mengalami gangguan saraf pada November 2016. Pelantun Famous itu menggunakan Twitter-nya untuk mengumumkan rilisan dua album baru Juni mendatang dan sebuah buku filosofi.

Pada Rabu (25/4) kemarin, Kanye kembali menggunakan Twitter untuk mengonfirmasi soal perpisahan dia dengan sang manajer, Scooter Braun serta dua pengacara hiburannya. Selain itu, masih melalui Twitter, sang ayah tiga anak mengakui bahwa dia masih menjadi pendukung Presiden AS Donald Trump.



"Kalian tidak harus setuju dengan Trump tapi itu tidak akan membuat saya tidak mencintainya. Kami memiliki energi yang sama. Dia adalah saudara saya. Saya mencintai semua orang. [Tapi] saya tidak setuju dengan segala hal yang dilakukan semua orang," kicaunya.

Ia melanjutkan, itulah yang membuatnya bisa menjadi individu yang berbeda dari individu lainnya. Ia pun merasa punya hak untuk punya pemikirannya sendiri.



Namun setelah pemaparan panjangnya itu, ia juga mengaku mendukung lawan Trump yang kalah pada Pemilu AS pada 2016, Hillary Clinton meski tak pernah mengungkapkan itu secara gamblang.



Setelah rentetan kicauan yang sempat ditanggapi langsung oleh Trump, Kanye mendapat respons dari Kim. Masih melalui kicauan di media sosial, ia mengatakan bahwa sang istri mendorongnya mengklarifikasi pernyataan tersebut.

"Istri saya baru saja menelepon saya dan dia ingin saya menjelaskan ini kepada semua orang. Saya tidak setuju dengan semua yang dilakukan Trump. Saya tidak setuju 100 persen dengan siapa pun kecuali diri saya sendiri," tulis Kanye.



Mengutip Ace Showbiz, setelah cuitan itulah Kim akhirnya turun tangan membela suaminya. Menurutnya, Kanye hanya mengutarakan pendapat, meski dia sendiri mengaku tidak setuju dengan sikap Kanye terhadap Trump.

"Kebanyakan orang [termasuk saya sendiri] memiliki rasa dan pendapat tentang ini [Trump]. Tapi ini adalah pendapatnya. Saya percaya setiap orang memiliki pendapatnya sendiri, meski berbeda," tulis Kim.


Tak luput, bintang TV berusia 37 tahun itu menyatakan bahwa kicauannya soal Kanye sebagai bentuk cinta dan penghargaan dalam berpendapat.

"Yang perlu digarisbawahi, kesehatan mental bukanlah lelucon dan media harus berhenti menyepelekan begitu saja," ucap Kim mengakhiri.

(rsa)