'Donald Trump' Bugil Bakal 'Hantui' Las Vegas

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 03/05/2018 19:04 WIB
'Donald Trump' Bugil Bakal 'Hantui' Las Vegas Sebelum terpilih menjadi Presiden AS, Donald Trump dibikinkan patung bugil oleh sekelompok anarkis. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- 'Donald Trump' bugil akan menambah seram Haunted Museum di Las Vegas, diberitakan AFP.

Paranormal investigator dari museum itu dilaporkan baru membeli patung bugil Trump yang dilelang di Julien's Auction pada Rabu (2/5). Museum itu merogoh kocek US$28 ribu atau hampir Rp400 juta untuk membeli patung Trump dengan perut buncit dan dagu berlipat itu.

Dilaporkan, patung yang dilelang di Los Angeles itu merupakan karya seni Trump bugil terakhir yang ada. Patung lain yang sempat kontroversial telah dirusak atau dihancurkan.



'Trump' bugil itu merupakan satu dari serangkaian seni lain yang menampilkan Trump tanpa testikel, dan 'dirilis' menjelang Pemilihan Presiden AS dua tahun lalu.

Agustus 2016, patung-patung bikinan sekelompok anarkis dari West Coast itu dipajang di tempat-tempat publik di Los Angeles, San Francisco, New York, Seattle, dan Cleveland. Terdapat setidaknya empat patung, yang semua diberi judul 'The Emperor Has No Balls.'

Itu merujuk pada kisah dongeng besutan Hans Christian Andersen, The Emperor's New Clothes yang bercerita soal raja yang ditipu sehingga berjalan tanpa baju di depan rakyatnya.


Indecline, organisasi yang mendanai proyek itu mengatakan, tujuan 'The Emperor Has No Balls' bertujuan menampilkan Trump dengan cara yang paling memalukan, yaitu tanpa sehelai benang pun. Indecline berada di balik beberapa proyek anti-Trump, salah satunya mural di perbatasan AS-Meksiko. Patung kali ini pun sengaja dibuat sangat buruk rupa.

Bukan hanya perut buncit, dagu berlipat dan tak punya testikel. Kulit patung seberat 37 kilogram itu juga dibuat bersisik dan kemaluannya dibuat luar biasa kecil.

Bukan hanya membuat terkejut masyarakat setempat, patung-patung itu juga menjadi mencuri perhatian internasional. Warga lokal maupun turis mancanegara berfoto bersama 'Trump.'


Pemerintah New York kemudian mengeluarkan larangan akan adanya alat vital yang dipertontonkan secara vulgar, "tak peduli sekecil apa pun." Patung-patung itu lantas dihancurkan. Biasanya aparat pemerintah yang merebutnya dan melelehkannya.

Yang terakhir diamankan La Luz de Jesus Gallery di Hollywood Boulevard.

Patung itulah yang kemudian dilelang dan dibeli oleh Zak Bagans, paranormal investigator yang juga tokoh televisi di Amerika sekaligus pemilik Haunted Museum. Ia mengaku ingin meletakkan patung 'Trump' bugil yang selama ini berisi boneka-boneka dan benda seram. (rsa)