Cher mengumumkan perilisan album barunya itu melalui akun media sosialnya. Namun, pelantun Believe tersebut tak memberikan tanggal resmi perilisan album itu.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun album ke-25 itu sendiri menjadi yang pertama setelah Cher 'tidur panjang'. Sebelum Closer to the Truth, Cher merilis Living Proof pada 2001.
Penyanyi yang kini berusia 72 tahun itu dikenal sebagai 'Dewi Pop' dan sebagai simbol kemandirian wanita lantaran berhasil sukses di industri yang kental akan dominasi laki-laki.
Suara contralto milik Cher telah amat dikenal dan menjadi ciri khas dirinya, selain dari penampilannya yang eksentrik.
Nama Cher dikenal di generasi milenial setelah sukses dengan single dan album 'Believe' pada 1998. Lagu dance-pop tersebut sekaligus mengenalkan pertama kali teknologi auto-tune yang kemudian dikenal sebagai 'Cher-effect'.
Believe mencetak kesuksesan besar di berbagai negara di dunia, dan memberikan Cher sebuah penghargaan Guinness Book of World Records sebagai musisi wanita tertua yang mencapai puncak tangga lagu Billboard Hot 100.
Lagu Believe memenangkan Best Dance Recording Grammy Awards pada tahun tersebut, sekaligus menjadi nomine Record of the Year. Pun, lagu tersebut membuat Cher menjadi ikon budaya pop milenial.
[Gambas:Youtube] (end)