"Seringkali di awal karier saya bahwa saya bukanlah wanita paling cantik, namun saya menulis lagu saya sendiri," kata Gaga kepada reporter di premier A Star Is Born di Venice Film Festival, Jumat (31/8).
Cerita Gaga juga mirip dengan karakter yang ia bintangi dalam film ini, Ally. Gaga menjadi penerus pemeran karakter tersebut yang sebelumnya pernah dilakoni oleh Judy Garland dan Barbra Streisand.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lady Gaga mengaku dirinya banyak menggali kenangannya sendiri untuk mendalami peran tersebut, termasuk ketika industri mencoba merebut ciptaannya sendiri.
[Gambas:Instagram]
"Mereka mengatur bagaimana saya seharusnya terlihat," kata Gaga.
Gaga juga menyebut dia harus menjadi sosok yang kuat untuk bisa bernegosiasi dengan industri yang menginginkan sosok dirinya yang dahulu.
"Saya akan selalu membuat perubahan. Saya tidak pernah ingin menjadi seksi atau dilihat seperti wanita kebanyakan. Saya ingin menjadi diri saya sebagai seorang seniman dan seorang wanita," kata Gaga.
Penyanyi yang bernama asli Stefani Germanotta tersebut memainkan sosok Ally, pelayan keturunan Italia-Amerika dan seorang penyanyi bar yang bertemu dengan bintang musik country di sebuah bar.
Keduanya tertarik satu sama lain dan membuat sejumlah karya musik bersama-sama. Jalinan cinta pun terjalin di antara keduanya.
A Star Is Born (2018) merupakan film garapan ulang dari film bertajuk sama rilisan 1937. Film ini disutradarai, ditulis dan diproduseri juga oleh Cooper dan rilis debut di Venice pada 31 Agustus lalu serentak di AS pada 5 Oktober 2018.
(end)