Daniels mengatakan perselingkuhannya terjadi selama beberapa bulan pada 2006, kala istri Trump, Melania, melahirkan putra mereka, Barron.
Daniels sebelumnya pernah memiliki kesempatan untuk membongkar kasus tersebut melalui sebuah wawancara di televisi. Namun banyak pernyataannya yang ternyata dipotong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua orang tahu jika wawancara '60 Minutes' itu dipotong untuk menyesuaikan durasi. Ada beberapa hal yang ingin saya katakan di wawancara itu yang saya ingin sekali masyarakat tahu. Sesuatu yang sangat penting bagi saya, namun tidak sempat terucap," kata Daniels.
Meski konten bukunya berisikan hal yang kontroversial, aktris 39 tahun ini tidak takut.
"Saya akan menulis apapun yang mengandung hal itu dan masyarakat bebas berpikir apapun tentang saya. Namun, setidaknya itulah kenyataannya," kata Daniels.
Trump sendiri telah menolak mentah-mentah dugaan perselingkuhan tersebut.
Akan tetapi pengacara pribadi Trump, Michael Cohen, telah mengaku bersalah menyuap Daniels dan wanita lain dengan klaim perselingkuhan sebesar US$130 ribu atau setara Rp1,3 miliar.
Uang tutup mulut itu diberikan agar Daniels berhenti membesarkan skandal tersebut selama Trump berkampanye dalam pilpres AS 2016 lalu.
Stormy Daniels pun semakin mencuri perhatian publik karena menuntut lewat jalur hukum atas kasus uang tutup mulut itu.
Di sisi lain, Donald Trump pun mengelak atas pengakuan Cohen. Ia menyebut tak tahu menahu soal tindakan suap pengacara pribadinya itu. (tsy/end)