Ratusan Biduan Gelar Konser Amal Gempa Palu-Donggala

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 16:07 WIB
Ratusan Biduan Gelar Konser Amal Gempa Palu-Donggala Para musisi nasional tak berpangku tangan. Demi para korban bencana Sulteng, mereka menggagas sebuah acara amal. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelaku industri musik tidak tinggal diam melihat bencana alam yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala di Sulawesi Tengah. Mereka akan tampil dalam acara bertajuk Gala Dana 100 Biduan, 100 Hits Untuk Palu, Donggala, Sulteng.
Acara itu diketahui lewat unggahan pengamat musik Adib Hidayat di Facebook. Ia mengunggah poster acara yang menampilkan nama musisi yang akan tampil.


"Baru dapat kabar, total donasi sebelum acara mulai untuk Gala Dana 100 Biduan, 100 Hits Untuk #Palu, #Donggala, #Sulteng yang akan berlangsung Jumat 5 Oktober 2018 di Lippo Mall, Kemang mulai jam 13.00 nanti sudah masuk Rp 3.4 Milyar," tulis Adib.
Acara itu akan dihadiri musisi lintas generasi. Mulai dari Benny Soebardja, Iis Sugiarto, Koes Hendratmo, Lea Simanjuntak sampai Afgan.
Pengunjung yang datang tidak perlu membeli tiket bila ingin menonton. Bantuan untuk korban bencana bisa disalurkan melalui Tokopedia, Kitabisa dan nomor rekening BNI: 2025808889 atas nama ILUNI UI.

Di sisi lain, konser musik Synchronize Festival yang akan diselenggarakan pada akhir pekan ini juga berencana melakukan penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.


Acara tersebut rencananya akan menampilkan sekitar 117 musisi yang terdiri musisi lintas generasi dan genre pada 5 hingga 7 Oktober ini.

"Iya, akan ada [penggalangan dana], tapi kami lagi coba pikirkan sistemnya," kata Rizky Aulia, program director Synchronize Fest kala berbincang dengan CNNIndonesia.com.


Gempa serta tsunami melanda Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) lalu. Sampai saat ini korban jiwa disebut mencapai 1,000 orang lebih, ditambah korban luka berat sebanyak 799 orang dan 99 orang dari beberapa kabupaten masih dinyatakan hilang. 

Dalam keterangan terakhir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah pengungsi sudah mencapai 61,867 juwa.
(adp/rea)