De Niro mengajak masyarakat "membalas" serangan tersebut dengan menggunakan hak pilihnya demi mengalahkan partai tempat Trump bernaung, Partai Republik.
"Ada yang lebih kuat daripada bom, dan itu adalah suara kalian. Rakyat harus memilih!" ujar De Niro kepada The Hollywood Reporter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah video menjelang pemilu, De Niro menyebut Trump begundal, badut, bajingan, dan "anjing kampung yang tak mengerti apa yang ia katakan."
[Gambas:Video CNN]
Selain De Niro, sejumlah pendukung Partai Demokrat lain juga menjadi korban ancaman paket bom selama sepekan belakangan, termasuk pebisnis George Soros.
Secara keseluruhan, aparat menemukan 13 paket bom yang dialamatkan di antaranya kepada Barack Obama, Hillary Clinton, hingga mantan Direktur Pusat Intelijen Pusat (CIA), John Brennan.
Kepolisian sudah menangkap terduga pelaku pengirim paket-paket tersebut. Pria bernama Cesar Sayoc itu memang dikenal sebagai pendukung Trump. (has)