Sutradara Spike Lee Sebut Tak Mau Kerja Bareng Liam Neeson

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 23:35 WIB
Sutradara Spike Lee Sebut Tak Mau Kerja Bareng Liam Neeson Spike Lee memberikan tanggapan atas kisah kontroversi aktor Liam Neeson. (Foto: Emma McIntyre/Getty Images for The Critics' Choice Awards/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Spike Lee bereaksi menanggapi isu rasisme yang tengah melanda aktor Liam Neeson.

Neeson baru-baru ini menyebabkan kontroversi setelah bercerita tentang seorang kawan lamanya yang mengaku diperkosa oleh seorang keturunan Afrika-Amerika, beberapa puluh tahun lalu. Dibakar amarah, Neeson pun menyebut dirinya yang masih muda kala itu, cukup sering keluar rumah membawa senjata dengan harapan 'membunuh seorang Afrika-Amerika'.

Tak ayal, komentar ini mengundang reaksi dari berbagai pihak. Meski tak sedikit yang membela Neeson, namun lebih banyak yang kontra dengan komentar tersebut.


Diundang dalam acara The Andrew Marr Show, mulanya Lee memberi reaksi yang bias. "Saya tak tahu mengapa dia [Neeson] melakukan hal itu, tetapi ia melakukannya jadi ia harus menanggung akibatnya sekarang," ucapnya.


"Saya tidak mengerti apa yang dilakukannya. Ini adalah dunia yang gila, benar-benar gila yang kita tinggali," kata Lee.

Kemudian, Lee menuturkan suatu waktu lalu, ia pernah mengaudisi Neeson untuk sebuah film yang masih butuh pendanaan sampai saat ini. "Kami belum dapat uang untuk film itu, tetapi suatu hari nanti, pasti," katanya.

"Tetapi saya pikir saya tidak akan kembali mengajaknya [Neeson]. Ia sudah terlalu tua sekarang. [Audisi] itu sudah lama sekali. Semua berjalan tak baik," lanjutnya.

Lee menambahkan, "Saya dengar dia [Neeson] sedang mempromosikan film baru tentang balas dendam. Saya tahu dia seorang Katolik. Mungkinkah ini semua hanya sebuah bentuk kebingungan?"


Ketika keriuhan akibat komentarnya yang dianggap rasis menyebar, Neeson bersikukuh menolak disebut seorang rasis. "Kita semua berpura-pura kita semua benar secara politis. Tetapi kadang, kau hanya menggaruk permukaan dan kau akan menemukan segala rasisme dan kemunafikan, hal itu sungguh ada," katanya.

Saat ini, Neeson tengah sibuk dengan promosi film terbaru, Cold Pursuit. Dalam film, ia berperan menjadi sopir pembajak salju yang membalas dendam kepada penjual obat terlarang yang menurutnya bertanggung jawab atas kematian putranya.

Namun pemutaran perdana Cold Pursuit di New York, minggu lalu, terpaksa dibatalkan ketika komentar Neeson tadi mengundang kontroversi lebih luas.

[Gambas:Video CNN] (rea)