5 Teori Penggemar soal Akhir 'Avengers: Endgame'

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 18:10 WIB
5 Teori Penggemar soal Akhir 'Avengers: Endgame' Penggemar berteori soal 'Avengers: Endgame.' (Dok. Marvel Entertainment via Youtube)
Jakarta, CNN Indonesia -- Avengers: Endgame menjadi film yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemar Marvel tahun ini. Film yang disutradarai Russso Bersaudara itu digadang-gadang menjadi pemungkas cerita para Avengers yang sudah 'dipupuk' sejak 11 tahun lalu saat Iron Man dirilis pada 2008.

Seperti sebelum-sebelumnya, Disney dan Marvel selalu menutup rapat alur cerita filmnya. Penggemar dibuat penasaran setengah mati, sampai mereka memutar otak berteori.

Berikut beberapa teori penggemar yang menerka akhir cerita Avengers melawan Thanos.



Avengers Menjelajah Waktu

Avengers belum menyerah meski kalah telak dari Thanos. Dalam salah satu cuplikan Avengers: Endgame terlihat mereka berhasil bersatu kembali dan merencanakan strategi melawan penjahat yang disebut Mad Titan itu. Penggemar pun berteori mereka bakal menjelajah waktu.

Bukan menggunakan time stone yang masih dipegang Thanos, melainkan lewat alam kuantum seperti yang sudah dilakukan Ant-Man dalam Ant-Man and The Wasp (2018).

Dalam cuplikan Avengers: Endgame memang Avengers terlihat mengenakan kostum khusus berwarna putih. Penggemar percaya kostum itulah yang digunakan menjelajah waktu lewat alam kuantum. Terlebih, Scott Lang alias Ant-Man yang pernah menjelajah di alam itu terlihat kembali di cuplikan Avengers: Endgame.


Ia diduga akan membantu Captain America cs.

Spekulasi itu diperkuat dengan foto syuting Avengers yang tersebar di dunia maya. Dalam foto itu terlihat Tony Stark, Captain America, Ant-Man dan Hulk berada di tengah kota yang hancur. Captain America terlihat kembali memakai kostum lama seperti di The Avengers (2012). Ant-Man juga terlihat di sana padahal ia belum muncul di The Avengers.

Dengan begitu, ada kemungkinan Ant-Man ikut menjelajah waktu.





Pada foto lain, terlihat Tony, Ant-Man dan Captain America mengenakan alat seperti jam di atas telapak tangan. Sejumlah penggemar memprediksi itu adalah alat penjelajah waktu.

Formasi Baru Avengers Melawan Thanos

Thor dengan senjata barunya, Strombreaker sebenarnya sudah cukup kuat melawan Thanos. Strombreaker tetap menghujam jantung Thanos meski sempat ditahan dengan infinity gauntlet.

Thor pun menjadi salah satu pahlawan super yang selamat, bersama lima personel orisinal Avengers: Iron Man, Captain America, Hulk, Hawkeye, dan Black Widow.

[Gambas:Youtube]

Dalam cuplikan Avengers: Endgame mereka terlihat kembali berkumpul di markas Avengers yang terlihat dalam film-film MCU sebelumnya. Mereka memantau pergerakan Thanos dan menyusun strategi. Black Widow, Captain America dan Captain Marvel optimistis bisa merebut infinity stones dan memperbaiki 'kesalahan' Thanos, termasuk mengembalikan mereka yang hilang.

Hulk dan War Machine pesimistis bisa menang melawan Thanos yang masih memiliki enam infinity stone. Namun kekuatan Captain Marvel dan Strombreaker milik Thor yang bisa membuka portal ke mana pun diprediksi setara dengan kekuatan Thanos.

Bersama anggota Avengers lain kemungkinan besar mereka bisa mengalahkan Thanos.


Captain Marvel merupakan salah satu pahlawan super paling kuat dalam MCU. Alasan Captain Marvel baru muncul karena Nick Fury berjanji akan memanggil karakter yang diperankan Brie Larson itu jika dunia sedang dalam keadaan darurat. Itulah yang dilakukan Fury sebelum berubah menjadi abu: menghubungi Captain Marvel lewat pager.

Nebula Mengambil Infinity Gauntlet

Nebula menjadi salah satu karakter yang masih hidup usai Thanos menjentikkan jemari dan membuat separuh populasi semesta lenyap. Saudara Gamora yang juga anak angkat Thanos itu sempat datang ke Titan untuk melawan ayahnya, meski akhirnya kalah.

Namun menurut komik Thanos: The Infinity Gauntlet yang rilis pada 1991, Nebula adalah kunci mengalahkan Thanos. Dalam komik itu diceritakan Thanos mengubah Nebula menjadi makhluk yang berada di ambang kematian. Diceritakan, ia lebih terlihat seperti zombi.


Thanos sendiri lalu berubah menjadi bentuk astral karena merasa itu adalah caranya mengalahkan semua musuh berupa makhluk-makhluk yang marah karena ia melenyapkan separuh populasi semesta. Namun itu juga kesempatan bagi Nebula yang tak disia-siakannya.

Ia mengambil infinity gauntlet dari Thanos yang tak sadarkan diri, kemudian memulihkan dirinya. Ia lalu melenyapkan Thanos menggunakan infinity stones. Bukan tidak mungkin cerita yang ada di komik itu terjadi di Avengers: Endgame.

Captain America Tewas

Rintangan Avengers belum selesai bila mereka berhasil mengalahkan Thanos dan merebut infinity stones. Salah satu infinity stone yang bernama soul stone hanya bisa didapatkan dengan pengorbanan nyawa. Itu diketahui ketika Thanos berhasil menuju lokasi soul stone. Red Skull menjelaskan soul stone akan muncul bila ia mengorbankan nyawa.

Dalam Avengers: Infinity War, ia kemudian mengorbankan nyawa Gamora.

Setelah digunakan, diduga batu itu kembali ke tempat semula di mana Thanos menemukannya.


Penggemar menerka Captain America akan mengorbankan diri ketika Avengers berhasil merebut infinity stones. Sejak pertama kali muncul Captain America digambarkan sebagai sosok yang rela berkorban. Bahkan ia rela mati demi sahabatnya, Bucky alias Winter Soldier.

Spekulasi itu diperkuat dengan pernyataan Chris Evans. Kepada jurnalis The Hollywood Reporter ia mengonfirmasi kematian Captain America, meski pernyataan itu terasa seperti candaan. Evans pertama membahas itu saat ditanya soal akhir Avengers: Endgame.

Dengan tertawa ia berkata, "Seandainya saya bisa bilang. Filmnya bagus. Sangat bagus. Saya menonton hanya sampai satu jam pertama."


Sang reporter kemudian bertanya apakah ia hanya menonton sampai Captain America tewas. Evans pun menjawabnya gamblang, "Benar sekali. Setelah saya tewas di tangan Tony [Tony Stark alias Iron Man], saya bilang, 'Tahu tidak? Saya tidak sanggup menonton ini.'"

Tidak ada yang bisa menyimpulkan apakah pernyataan itu candaan belaka. Sebab saat dikonfirmasi ulang, Evans bersikukuh pada jawabannya soal "tewas di tangan Tony."

Gamora Masih Hidup

Thanos rela membunuh Gamora demi mendapatkan soul stone. Ia dilempar Thanos ke jurang karena si makhluk raksasa harus mengorbankan sosok yang dicintainya untuk mendapatkan soul stone. Usai membunuh Gamora, Thanos terbangun dengan soul stone di salah satu tangannya.

Tempat bernuansa oranye di mana Thanos terbangun, kembali terlihat setelah ia menjentikkan jari, sebelum kembali ke dunia nyata. Terlihat pula Gamora kecil bertanya, "Kau sudah melakukannya? Apa bayarannya?" Thanos sedih, mengangguk, dan menjawab, "Semuanya."

[Gambas:Video CNN]

Sejumlah penggemar berteori bahwa tempat itu adalah soul world yang bisa berasal dari dan dikendalikan oleh soul stone. Dengan begitu, artinya jiwa Gamora masih hidup, namun terperangkap dalam soul world. Sutradara Joe Russo pun sudah mengonfirmasi soul world.

Dengan demikian, Gamora masih bisa hidup kembali. Apalagi sang pemeran, Zoe Saldana sudah mengisyaratkan hal serupa. Dalam sebuah wawancara ia menyebut dirinya masih akan syuting untuk Avengers: Endgame. Namun, tidak jelas apakah ia syuting untuk flash back atau sungguh dikisahkan masih hidup. Ia juga masih akan ada di Guardians of the Galaxy Vol. 3. (adp/rsa)