Lagi-lagi muralnya menyuarakan imigran. Kali ini ia menggambarkan seorang anak imigran yang meminta tolong. Gaya muralnya persis seperti karya-karya Banksy yang lain.
Diduga kali ini sang seniman sendiri yang melukisnya. Apalagi di akun Instagram resminya, Banksy memperlihatkan dirinya memang sedang berada di Venesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Banksy Diduga Goreskan Karya di Tokyo |
Mengutip AFP, di akun itu ia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan dirinya sedang memasang papan lukis di tengah Saint Mark's Square. Ada setidaknya sembilan lukisan minyak di atas kanvas yang terpasang di papan lukis itu. Jika disatukan, lukisan itu menggambarkan kapal pesiar nan besar dan dikeliling gondola di kanal-kanal Venesia.
Karya itu diberinya nama 'Venice in Oil.' Diduga itu menggambarkan keramaian wisatawan yang mulai membahayakan Venesia.
[Gambas:Instagram]
"Menyetel karya-karya saya di Venice Biennale. Meski itu disebut sebagai kegiatan seni terbesar dan paling prestisius di dunia, entah kenapa saya tidak pernah diundang," begitu ia menulis di Instagram-nya.
Venice Biennale merupakan kegiatan seni internasional yang dibuka bulan ini. Indonesia termasuk salah satu negara yang memasang karya-karya senimannya di paviliun.
Banksy termasuk seniman yang dikenal secara internasional, karya-karyanya bahkan laku hingga jutaan dolar. Namun ternyata ia tak terlalu berpengaruh. "Tidak ada seorang pun yang mendengarkan saya sampai tidak tahu siapa saya," katanya secara ironi.
Bisa jadi itu karena dirinya yang selalu menyembunyikan identitasnya. (rsa)