FOTO: Menghidupkan Kembali Warisan Tari Tango di Kuba

Bisma Septalisma, CNN Indonesia | Minggu, 21/07/2019 04:01 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Tarian Tango Argentina sebagai musik dengan lirik dan tarian pasangan muncul pada awal abad 19 dan kini banyak populer di pulau terbesar di Karibia.

Kuba mungkin sekarang dikenal karena salsa upbeat, tetapi jauh sebelum genre itu muncul, ketukan Afro-nya dimasukkan ke dalam tango Argentina yang melankolis. (REUTERS/Alexandre Meneghini).
Tarian ini banyak populer di pulau terbesar di Karibia. Sekarang sekelompok kecil penggemar tari Kuba berusaha untuk memperluas daya tariknya sekali lagi dalam tarian yang menjadi warisan budaya mereka ini. (REUTERS/Alexandre Meneghini.
Dua tahun lalu misalnya, mereka meluncurkan marathon tango dan festival tahunan Havana, di samping mengadakan kelas reguler dan milongas, atau acara tarian tango. (REUTERS/Alexandre Meneghini).
Bulan lalu, Kuba juga menjadi tuan rumah babak kualifikasi Karibia pertama untuk Tango World Championship di Buenos Aires, Argentina. (REUTERS/Alexandre Meneghini TPX IMAGES OF THE DAY).
Kata tango, yang berasal dari Afrika, digunakan di seluruh Amerika Latin sekitar pergantian abad ke-19 untuk menggambarkan pertemuan sosial di mana budak dan orang kulit hitam bebas menari dengan suara drum. (REUTERS/Alexandre Meneghini).
Tarian Tango Argentina - sebagai musik dengan lirik dan tarian pasangan - muncul kemudian pada abad itu di daerah pelabuhan kelas pekerja antara Argentina dan Uruguay sebagai perpaduan genre yang dibawa oleh pelaut dan imigran ke sana. (REUTERS/Alexandre Meneghini).
Tarian itu juga termasuk Habanera - tarian Havana - campuran irama Afrika dan unsur-unsur musik Eropa, yang mungkin menjelaskan mengapa tango akhirnya begitu disukai di Havana. (REUTERS/Alexandre Meneghini).
Havana adalah tempat teratas kedua untuk tango di dunia pada 1950-an. Ada banyak orkestra, klub, dan kabaret di Buenos Aires. Semua seniman tango Argentina datang untuk bernyanyi di Havana. (REUTERS/Alexandre Meneghini).